Jakarta (23/05/2010) – Berangkat dari tujuan, visi dan misi untuk meningkatkan prosentasi angka ibu menyusui di Indonesia, di ulang tahunnya yang ke-3 ini, kali ini Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) meluncurkan program baru, yaitu Seminar Ustadz dan Ustadzah yang mengangkat topik “Efek Samping Pemberian Susu Formula Pada Bayi dan ASI Sebagai Solusinya, Ditinjau dari Sisi Medis dan Hukum Syariah”.

AIMI melihat bahwa perkataan, tindakan dan nasihat para tokoh masyarakat dan pemuka Agama selalu memiliki pengaruh dalam masyarakat. Peran mereka dalam menyebarluaskan berbagai kebijakan, ilmu yang berguna, dan ajaran yang berlaku, begitu besar. Salah satunya adalah dalam hal pemberian ASI dan menyusui yang tertera pengaturannya pada Al Qur’an. “Peran serta tokoh agama dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan menyusui, karena mereka dapat meyakinkan nilai kebaikan dari pemberian ASI dari sisi syariahnya. Dengan seminar ini diharapkan para tokoh agama mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai ASI dari sisi medis sehingga perpaduan itu dapat menyempurnakan dan saling melengkapi agar supaya tidak terjadi informasi yang menyesatkan dikemudian hari pada masyarakat haruslah menjadi partner/rekan dekat dalam menyebarkan informasi mengenai ASI. Seperti yang kita ketahui, bahwa kebanyakan masyarakat lebih percaya pada perkataan tokoh agama/tokoh masyarakat yang dihormati dibandingkan dengan perkataan para tenaga kesehatan atau ahli laktasi. Oleh karena itu, jika informasi mengenai ASI diberikan oleh para tokoh masyarakat/agama, tentunya akan lebih mengena pada masyara”, jelas Mia Sutanto, Ketua AIMI, ketika ditanya mengenai ide awal mengadakan seminar untuk ustadz dan ustadzah ini.

Untuk itulah informasi mengenai pemberian ASI dan efek samping pemberian susu formula ditinjau dari sisi medis dan pendekatan agama diangkat pada seminar kali ini. Hal ini dimaksudkan agar para ustadz/ustadzah dapat menyebarluaskan informasi berharga ini kepada jamaah ataupun majilis taklim yang dipimpinnya. Diharapkan dengan pendekatan seperti ini lebih banyak masyarakat yang terpapar informasi yang tepat mengenai ASI dan mengetahui risiko pemberian susu formula secara berimbang. Oleh karena itu, AIMI mengajak para ahli di bidangnya seperti Dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA., IBCLC., FABM serta Dr. Muchlis M. Hanafi, M.A. dari Pusat Studi Qur’an menjadi pembicara ahli dalam seminar kali ini.

Ketika ditanya, mengapa mengangkat tema ASI dari kacamata agama, Ketua Penyelenggara Seminar, Fia Helmi mengatakan, “Untuk menyebarkan informasi mengenai ASI pada masyarakat banyak terkadang hanya diangkat dari sisi medis-nya saja. Akan lebih baik, jika tidak hanya dari sisi medis, tetapi dikuatkan juga oleh sisi agama. Hal ini tentunya akan mempertajam dakwah-dakwah yang dilakukan oleh para tokoh agama kepada para jemaah-nya. Ke depan, rencananya seminar semacam ini akan diadakan secara rutin setiap empat bulan sekali.” Jadi sangat disayangkan jika kesempatan ini dilewatkan khususnya bagi ustadz maupun ustadzah maupun konselor laktasi dan pemerhati ASI lainnya.


Fact Sheet AIMI:

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) adalah organisasi independen yang terbentuk dari kepedulian beberapa ibu mengenai pentingnya pemberian ASI untuk bayi secara eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun atau lebih. Saat ini dukungan untuk ibu yang memberikan ASI kepada bayinya dirasakan kurang, baik itu perhatian dan dukungan dari pemerintah, masyarakat umum dan instansi swasta. Berbagai kegiatan telah dilakukan AIMI untuk mensosialisasikan ASI, antara lain kegiatan regular kelas edukasi AIMI dengan tema seputar ASI, talkshow MP-ASI sehat untuk bayi, AIMI Goes to Office yaitu sosialisasi mengenai ASI yang dilakukan di kantor-kantor, pemberian penghargaan kepada perusahaan yang mendukung pemberian ASI, konsultasi laktasi dan kegiatan lainya.


Contact Person AIMI:

Mia Sutanto AIMI Chairwoman mia.sutanto@aimi-asi.org, +6281510002584

Sisca Baroto-Utomo Head of Communications Division sisca@aimi-asi.org, +62818765021

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Graha MDS lt. 1 Pusat Niaga Mas Fatmawati Blok B1/34 Jl. RS. Fatmawati no. 39, Jakarta Telp: 021.72790165 Fax: 021.72790166 www.aimi-asi.org


Siaran Pers ini telah dibaca sebanyak [CPD_READS_THIS] kali


Terdapat pada kategori Berita pada 23 May 2010

Informasi Lainnya