Talk to Me! Breastfeeding – A 3D Experience
Penulis: Farahdibha Tenrilemba S.S., M.Kes (Wakil Ketua Umum AIMI) komunikASI: Mari Bicara ASI 3D, bayangan kita ketika mendengar kata itu adalah menonton film dengan menggunakan
Penulis: Farahdibha Tenrilemba S.S., M.Kes (Wakil Ketua Umum AIMI) komunikASI: Mari Bicara ASI 3D, bayangan kita ketika mendengar kata itu adalah menonton film dengan menggunakan
ASI saya cukup gak ya. Kekhawatiran seperti ini seringkali dialami oleh para ibu menyusui. Apalagi jika sang bayi sering menangis, mudah terbangun, atau suka menghisap/mengenyot tangannya. Mari baca tulisan dari salah satu konselor AIMI berikut.
Sebuah cerita sukses dari seorang ibu yang berhasil memberikan ASI Eksklusif bagi bayi kembarnya, walaupun beliau merupakan ibu bekerja. Simak perjuangannya dan tips agar kedua bayi kembarnya mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama.
Bila bayi tidak disusui dalam kurun waktu tertentu, apakah masih memungkinkan bila ibu ingin menyusui kembali bayi langsung ke payudara?
Saya Memilih Optimis Ya! Saya sudah menarik garis tegas ketika memutuskan untuk bergabung bersama teman-teman mendirikan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Garis tegas itu untuk
Aku adalah ibu dengan satu anak bernama Agrataya Rakha Anugra yang berusia 3 th 11 bln. Banyak hal yang sangat aku syukuri setelah aku menjadi
ASI merupakan makanan tunggal bagi bayi di 6 bulan pertama usianya. Selayaknya proses persalinan, proses menyusui adalah proses yang alami. Walaupun demikian, para ibu tetap
Pernah lihat pin ‘Kasih ASI? Tanya Saya’? Kira-kira apa ya maksudnya?
Pengantar : Artikel ini re-post karena sudah pernah saya rangkum dari beberapa sumber sekitar 3 tahun yang lalu… saat isu serupa pernah merebak. Kenapa berulang
Penulis: Irawati Budiningsih – Konselor Menyusui AIMI Suatu saat seorang ibu berkonsultasi kepada saya, menurutnya ASInya masih juga kurang banyak. Padahal ia sudah mengikuti kelas