Sebagai organisasi nirlaba yang memiliki tujuan menyebarluaskan pengetahuan dan informasi tentang menyusui serta meningkatkan angka ibu menyusui di Indonesia, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) berpegang teguh pada prinsip menolak segala bentuk kerja sama dengan produk-produk yang dapat mengganggu proses menyusui antara lain formula bayi, makanan bayi instan, botol dot, dan empeng. Inilah bentuk upaya AIMI untuk menjaga komitmen dan integritas agar terhindar dari segala bentuk konflik kepentingan.

Apa itu WHO Code?

WHO Code (1981) adalah seperangkat ketentuan yang disusun untuk mengatur promosi produk pengganti ASI dengan tujuan melindungi para ibu dan bayi terhadap praktik pemasaran produk-produk pengganti ASI yang tidak etis dan mengakibatkan kegagalan menyusui; penjelasan selengkapnya dapat dibaca pada tautan ini.


Ragam Kegiatan AIMI

- Layanan konseling menyusui;
- Kelas edukASI menyusui dan kelas edukASI MPASI;
- SosialisASI menyusui di tempat kerja, komunitas, pemuka agama, Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu), posyandu dan puskesmas;
- Terlibat dalam advokASI kebijakan ramah menyusui di tingkat nasional dan daerah;
- Menyediakan proposal ruang menyusui bagi masyarakat yang ingin memperjuangkan keberadaan ruang menyusui di tempat kerja;
- Menyelenggarakan pelatihan Konselor Menyusui;
- Seminar, talkshow, acara bincang-bincang seputar menyusui, bazar perlengkapan menyusui;
- Media sosial, siaran radio, narasumber media cetak dan digital.


Konselor Menyusui AIMI

Konseling menyusui merupakan pertemuan yang bersifat langsung atau tatap muka. Tanya jawab dengan Konselor Menyusui AIMI di media sosial, layanan pesan, dan telefon tidak dapat menggantikan konseling tatap muka. Ada banyak masalah menyusui yang harus dievaluasi secara langsung oleh Konselor Menyusui. Konselor Menyusui AIMI adalah para tenaga relawan yang memiliki jam piket pada waktu-waktu tertentu, tidak siap sedia selama 24 jam. Admin konseling selalu berusaha mencarikan Konselor Menyusui AIMI yang sesuai dengan permintaan waktu kunjung klien. Bila klien berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan bantuan segera, sangat dianjurkan untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.



Terdapat pada kategori Kegiatan pada 05 May 2018

Informasi Lainnya

DonASI untuk Sulteng

Jogja: Kelas MPASI AIMI

Newsletter Form

Yuk Pahami Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI