Archive for susu formula
You are browsing the archives of susu formula.
You are browsing the archives of susu formula.
Jakarta (09/06/2010) – Memberikan ASI memang menjadi perjuangan tersendiri bagi banyak ibu. Mulai dari minimnya dukungan terhadap ibu menyusui, baik dari keluarga, tenaga dan fasilitas kesehatan, pemerintah, masyarakat, maupun iklan-iklan produk susu formula yang begitu dahsyatnya. Ada ibu yang berhasil melalui semua tantangan yang dihadapi, namun banyak pula yang tidak berhasil. Hal ini seharusnya menjadi [...]
AIMI bekerjasama dengan QTV dan PT. Indo Tambang Megahraya, mempersembahkan acara talkshow yang berjudul ‘Bincang ASI bersama AIMI’. Episode perdana ini mengangkat tema ‘Bahaya Susu Formula pada Bayi’ dengan narasumber dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC.
Jakarta (23/05/2010) – Berangkat dari tujuan, visi dan misi untuk meningkatkan prosentasi angka ibu menyusui di Indonesia, di ulang tahunnya yang ke-3 ini, kali ini Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) meluncurkan program baru, yaitu Seminar Ustadz dan Ustadzah yang mengangkat topik “Efek Samping Pemberian Susu Formula Pada Bayi dan ASI Sebagai Solusinya, Ditinjau dari Sisi [...]
Banyak ibu yang tidak percaya diri bahwa mereka bisa memberikan ASI eksklusif kepada anak kedua bahkan ketiga ketika mereka gagal melakukannya pada anak pertama. Ini disebabkan mereka terpaku pada kegagalan anak pertama. Umumnya kegagalan ini disebabkan oleh kurangnya ilmu laktasi yang dimiliki oleh si ibu pada saat itu. Saya ingin berbagi pengalaman, bahwa kegagalan memberi ASI eksklusif untuk si kakak bukan berarti mustahil bagi adik.
Bencana telah sering menimpa negara kita, dan seperti biasa kita selalu tergerak untuk meringankan beban saudara kita yang terkena musibah, baik secara perorangan maupun melalui organisasi dan lembaga-lembaga. Sayang, banyak dari kita dan organisasi / lembaga yang masih kurang mengerti tentang bahaya pemberian susu formula maupun makanan instan untuk daerah bencana. Berikut rangkuman pemberian makanan bayi di saat darurat.
Di Indonesia, produsen susu formula telah banyak melakukan pelanggaran terhadap cara pemasaran produk mereka. Hal ini menyebabkan banyak para ibu yang lebih mengerti tentang produk-produk susu formula dibandingkan dengan ASI. Lebih disayangkan, para tenaga kesehatan pun banyak yang terpengaruh sehingga melupakan tugas mereka untuk memberikan informasi tentang ASI kepada para ibu. Simak artikel berikut yang diterjemahkan dari harian Jakarta Post, tentang pengaruh pemasaran susu formula terhadap pemberian ASI di Indonesia.
Ternyata BPOM telah mengeluarkan peraturan tentang pelarangan penambahan Lutein, Sphingomielin, Gangliosida pada formula bayi dan melarang penayangan iklan tentang zat2 diatas. Sekarang mari kita pro-aktif untuk melaporkan pelanggaran atas larangan ini.
Sebuah artikel yang sangat bagus yang menggambarkan bagaimana gigihnya produsen susu formula dalam memasarkan produknya, yang mengakibatkan banyaknya para ibu beralih dari ASI. Simak pemaparan Pat Thomas dari The Ecologist dalam artikel ini.
Berita tentang tercemarnya susu formula bayi oleh bakteri Enterobacter Sakazakii yang dimuat di Pikiran Rakyat.
Berita mengenai hasil penemuan para ilmuwan IPB tentang tercemarnya susu formula dan makanan bayi oleh bacteri Enterobacter Sakazakii yang dimuat di Republika.