Archive for Kode Pemasaran Internasional dari Pengganti ASI

You are browsing the archives of Kode Pemasaran Internasional dari Pengganti ASI.

Alasan Medis untuk Tidak Menggunakan Pengganti ASI

Ketika menyusui secara eksklusif tidak lagi menjadi suatu ‘keharusan’, biasanya para ibu dengan mudahnya berpaling pada susu formula. Kode Etik Internasional tentang Pemasaran Produk Pengganti ASI (breastmilk substitute) yang dikeluarkan oleh WHO ditujukan untuk memberikan informasi pada orangtua tentang bahaya kesehatan akibat penggunaan susu formula yang tidak tepat. Makalah ini memberikan beberapa contoh hasil penelitian [...]

Rapat Dengar Pendapat Umum AIMI dengan Komisi IX DPR RI — Selasa, 25 Januari 2011

Rapat Dengar Pendapat Umum AIMI dengan Komisi IX DPR RI -- Selasa, 25 Januari 2011

KONDISI MENYUSUI DI INDONESIA Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, hanya 32% (tiga puluh dua persen) bayi dibawah usia 6 (enam) bulan mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Jika dibandingkan dengan SDKI tahun 2003, proporsi bayi dibawah 6 (enam) bulan yang mendapatkan ASI eksklusif menurun sebanyak [...]

Kode WHO – Penjamin Pemberian ASI Eksklusif

Kode WHO – Penjamin Pemberian ASI Eksklusif

Pernah kah ibu yang baru melahirkan dapat telpon dari produsen susu formula? Pasti hampir semua ibu menjawab pernah dan sering. Sekarang, tahu kah ibu bahwa yang dilakukan oleh produsen susu formula ini melanggar kode etik? Yuk simak pemaparan Ketua Divisi Advokasi AIMI tentang Kode Etik ini.

Menyusui; Dari ‘Biasa’ Menjadi ‘Tidak Biasa’

Menyusui; Dari 'Biasa' Menjadi 'Tidak Biasa'

Dahulu sekali menyusui anak adalah hal wajar yang dilakukan oleh para ibu untuk bayinya. Tapi sekarang dengan bertambah majunya zaman, banyak ibu yang telah meninggalkan kebiasan ini, sehingga banyak anak yang terlihat memegang botol kemanapun mereka pergi. Sesuatu yang ‘biasa’ telah menjadi ‘tidak biasa’ dan begitu juga sebaliknya. Kenapa dan sejak kapan ini terjadi?

Siaran Pers: Koalisi Advokasi ASI Dialog bersama Media

Jakarta (09/06/2010) – Memberikan ASI memang menjadi perjuangan tersendiri bagi banyak ibu. Mulai dari minimnya dukungan terhadap ibu menyusui, baik dari keluarga, tenaga dan fasilitas kesehatan, pemerintah, masyarakat, maupun iklan-iklan produk susu formula yang begitu dahsyatnya. Ada ibu yang berhasil melalui semua tantangan yang dihadapi, namun banyak pula yang tidak berhasil. Hal ini seharusnya menjadi [...]

Ibu Baru Digoda oleh Perusahaan Susu Formula Secara ‘Ilegal’

Di Indonesia, produsen susu formula telah banyak melakukan pelanggaran terhadap cara pemasaran produk mereka. Hal ini menyebabkan banyak para ibu yang lebih mengerti tentang produk-produk susu formula dibandingkan dengan ASI. Lebih disayangkan, para tenaga kesehatan pun banyak yang terpengaruh sehingga melupakan tugas mereka untuk memberikan informasi tentang ASI kepada para ibu. Simak artikel berikut yang diterjemahkan dari harian Jakarta Post, tentang pengaruh pemasaran susu formula terhadap pemberian ASI di Indonesia.

Pemberian Makanan Bayi Pada Situasi Darurat

Dalam situasi darurat seperti yang terjadi di Situ Gintung, banyak yang tergerak untuk membantu, termasuk memberi bantuan untuk bayi dan balita. Sayangnya bantuan yang masuk untuk mereka sering kali berubah menjadi sumber masalah baru bagi mereka. Bagaimana kah cara membantu anak-anak, bayi dan balita. Simak penuturan dari ketua divisi Advokasi AIMI berikut.

Menyusui lah!!!

Menyusui lah!!!

Sebuah artikel yang sangat bagus yang menggambarkan bagaimana gigihnya produsen susu formula dalam memasarkan produknya, yang mengakibatkan banyaknya para ibu beralih dari ASI. Simak pemaparan Pat Thomas dari The Ecologist dalam artikel ini.