Archive for ASI Perah
You are browsing the archives of ASI Perah.
You are browsing the archives of ASI Perah.
Terima kasih bagi peserta polling kali ini. Hampir semua memilih jawaban yang tepat! Wadah ASIP yang akan dikonsumsi bayi setelah keluar dari kulkas sebaiknya dialiri/rendam dengan air hangat. Pencairan ASIP beku sebaiknya dicairkan terlebih dahulu di dalam kulkas selama 12 jam, letakkan wadah di kulkas (chiller/refrigerator) pada malam sebelum ASIP dibutuhkan. Hindari membiarkan wadah pada [...]
Walau jawaban polling kali ini agak tricky ternyata cukup banyak juga peserta yang memilih jawaban dengan tepat, yakni ASI yang baru diperah sebaiknya segera dimasukkan ke kulkas bawah. Selamat ya!! Dan terima kasih untuk semua yang telah berpartisipasi ☺ Sebenarnya tiga pilihan lain di atas juga tidak sepenuhnya keliru karena penanganan ASI perah (ASIP) disesuaikan [...]
Perjuangan Ratih, ibunya El, Pramugari “Selamat Ulang Tahun El Nino Ahmad Hussain Nasution, semoga menjadi anak yang sholeh, berakhlak mulia, cerdas, sehat, pintar dan menjadi penyejuk hati papa dan ibu dan membawa kebahagiaan untuk orang banyak. You always me heart, Papa&Ibu love u!” Hanya Allah yang Maha Tahu betapa bahagianya ibu di hari ini, 2 [...]
Sebuah cerita sukses dari seorang ibu yang berhasil memberikan ASI Eksklusif bagi bayi kembarnya, walaupun beliau merupakan ibu bekerja. Simak perjuangannya dan tips agar kedua bayi kembarnya mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama.
Ada beberapa kondisi yang mengharuskan ibu untuk tidak selalu berada dekat dengan bayi, namun ini jelas tidak menghalangi ibu untuk bisa tetap memberikan ASI kepada buah hati tercinta bukan? Memerah ASI bisa menggunakan tangan ataupun alat bantu, hasil perahan sebaiknya disimpan dalam suhu dingin untuk menjaga kualitas nutrisinya. Seperti layaknya jenis makanan lain, ASIP memiliki [...]
Siapa bilang orang tua yang bekerja di luar rumah tidak bisa memberikan ASI Eksklusif pada anaknya? Pasti bisa, jika memiliki pengetahuan dan dukungan yang cukup dalam manajemen laktasi. Mengapa saya gunakan kata orang tua, bukan ibu? Padahal yang memproduksi ASI kan ibu? Mari kita simak pemaparan Konselor Laktasi AIMI berikut.
Banyak ibu yang membeli botol dan dot sebagai salah satu persiapan menyambut kelahiran anaknya karena sebagian besar kita hanya tau bahwa bayi cuma bisa minum langsung melalui payudara ibu atau dengan menggunakan botol dan dot. Apa kah ini benar? Yuk simak penjelasan konselor laktasi AIMI tentang cara pemberian ASI perah yang tepat.
Bukan hanya Pemilihan Kepala Negara, Kepala Daerah atau bahkan Ketua Partai saja lhoo yang memerlukan Tim Sukses. Menyusui juga perlu Tim Sukses untuk mengantarkan bayi kita menjadi sarjana S1, S2, bahkan S3 ASI! Ikuti sharing salah satu Konselor Laktasi AIMI mengenai pentingnya dukungan orang terdekat agar sukses menyusui.
Banyak ibu yang tidak percaya diri bahwa mereka bisa memberikan ASI eksklusif kepada anak kedua bahkan ketiga ketika mereka gagal melakukannya pada anak pertama. Ini disebabkan mereka terpaku pada kegagalan anak pertama. Umumnya kegagalan ini disebabkan oleh kurangnya ilmu laktasi yang dimiliki oleh si ibu pada saat itu. Saya ingin berbagi pengalaman, bahwa kegagalan memberi ASI eksklusif untuk si kakak bukan berarti mustahil bagi adik.
JAKARTA – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menggelar workshop Hypnobreastfeeding dengan tema “Afirmasi Positif untuk Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas ASI”, dalam rangka perayaan Ulang Tahun ke-2 organisasi ini, di Jakarta, Minggu (19/4).