<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AIMI - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia</title>
	<atom:link href="http://aimi-asi.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aimi-asi.org</link>
	<description>Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 01:59:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Siaran Pers: AIMI Selenggarakan Workshop ASI Untuk Ustadz dan Ustadzah ke-3</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2012/01/siaran-pers-aimi-selenggarakan-workshop-asi-untuk-ustadz-dan-ustadzah/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2012/01/siaran-pers-aimi-selenggarakan-workshop-asi-untuk-ustadz-dan-ustadzah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 01:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadzah]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1768</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8212; Untuk ketiga kalinya hari ini (29/1) Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) kembali menyelenggarakan Workshop ASI untuk para ustadz dan ustadzah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta. Tujuan dari Workshop yang telah diselenggarakan sejak tahun 2010 ini adalah untuk memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai pemberian ASI, memaparkan bahaya pemberian formula, serta menekankan kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA &#8212; Untuk ketiga kalinya hari ini (29/1) Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) kembali menyelenggarakan Workshop ASI untuk para ustadz dan ustadzah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta. Tujuan dari Workshop yang telah diselenggarakan sejak tahun 2010 ini adalah untuk memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai pemberian ASI, memaparkan bahaya pemberian formula, serta menekankan kembali anjuran pemberian ASI dari sudut pandang agama.</p>
<p>Menurut Inna Banani, Ketua Divisi Edukasi AIMI, mengangkat tema ASI dari sudut pandang agama dianggap penting untuk mempertajam dakwah yang dilakukan ustadz/ustadzah kepada para jamaahnya. “Para ustadz/ustadzah sering berhadapan langsung dengan masyarakat dan dipercaya untuk menjawab berbagai pertanyaan, termasuk mengenai menyusui,” jelasnya. </p>
<p>Peserta workshop kali ini berasal dari perorangan maupun utusan dari beberapa organisasi dengan ragam latar belakang seperti yayasan pendidikan, lembaga dakwah nasional, BAZNAS, dan majelis taklim. Peran serta tokoh agama diharapkan dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan menyusui, karena mereka dapat meyakinkan nilai kebaikan dari pemberian ASI dari sisi syariah kepada para pengikutnya.</p>
<p>Narasumber dalam workshop kali ini adalah para ahli dibidangnya, yaitu Dr. Ali Nurdin, M.A., Dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA, IBCLC, FABM, serta Dr. Asti Praborini, Sp.A., IBCLC. Ketiganya akan mengupas lebih dalam anjuran ASI dalam Al-Qur’an dan informasi terkini mengenai perkembangan ASI dari sisi medis dan kesehatan masyarakat.***</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><small><strong>Fact Sheet AIMI</strong>:<br />
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) adalah organisasi independen yang terbentuk dari kepedulian beberapa ibu mengenai pentingnya pemberian ASI untuk bayi secara eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun atau lebih. Saat ini dukungan untuk ibu yang memberikan ASI kepada bayinya dirasakan kurang, baik itu perhatian dan dukungan dari pemerintah, masyarakat umum dan instansi swasta. Berbagai kegiatan telah dilakukan AIMI untuk mensosialisasikan ASI, antara lain kegiatan regular kelas edukasi AIMI dengan tema seputar ASI, talkshow MP-ASI sehat untuk bayi, AIMI Goes to Office yaitu sosialisasi mengenai ASI yang dilakukan di kantor-kantor, pemberian penghargaan kepada perusahaan yang mendukung pemberian ASI, konsultasi laktasi dan kegiatan lainya.</p>
<p>Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)<br />
Graha MDS lt. 1<br />
Pusat Niaga Mas Fatmawati Blok B1/34<br />
Jl. RS. Fatmawati no. 39, Jakarta<br />
Telp: 021.72790165 Fax: 021.72790166<br />
<a href="http://www.aimi-asi.org">www.aimi-asi.org</a> |<a href="http://twitter.com/aimi_asi">@aimi_asi</a><br />
</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2012/01/siaran-pers-aimi-selenggarakan-workshop-asi-untuk-ustadz-dan-ustadzah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Donor ASI; Kapan dan Bagaimana?</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2012/01/donor-asi-kapan-dan-bagaimana/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2012/01/donor-asi-kapan-dan-bagaimana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 16:20:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Astri Pramarini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Donor ASI]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1743</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana sih posisi ASI donor dalam dunia perASIan? Apakah aman dan disarankan? Kapan sebaiknya memakai ASI donor? Yuk kita bahas bersama–sama.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kali kita membaca di milis dan media sosial adanya permintaan ASI donor karena beberapa sebab, misalnya: ibu meninggal, ibu sakit, bayi masuk NICU, bayi masuk inkubator, bayi terlantar, persediaan ASI perah habis, ASI belum keluar, persiapan menjelang melahirkan ataupun tidak mencantumkan alasan kenapa membutuhkan ASI donor.</p>
<p>Bagaimana sih posisi ASI donor dalam dunia perASIan? Apakah aman dan disarankan? Kapan sebaiknya memakai ASI donor? Yuk kita bahas bersama–sama.</p>
<p><strong>Pada dasarnya bayi baru lahir sehat dari ibu yang sehat bisa mendapat ASI secara penuh tanpa perlu tambahan asalkan mendapat kesempatan menjalani Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Rawat Gabung penuh 24 jam bersama ibu, serta bayi menyusu tanpa jadwal dengan posisi dan pelekatan yang efektif.</strong></p>
<p>Lalu kondisi apa saja yang membuat bayi mungkin perlu mendapatkan suplementasi baik berupa tambahan atau pengganti selain menyusu? WHO dan UNICEF mengeluarkan dokumen Alasan Medis Menggunakan Pengganti ASI yang telah dirangkum sebagai berikut:</p>
<p>Indikasi pada Bayi yang Memerlukan Pengganti ASI:</p>
<ul>
<li><em>Inborn errors of metabolism</em> atau kelainan metabolisme bawaan (galaktosemia, fenilkotenouria, penyakit urin sirup mapel)</li>
</ul>
<p>Indikasi pada Bayi yang Mungkin Memerlukan Suplementasi:</p>
<ul>
<li>Bayi Berat Lahir Sangat Rendah (kurang dari 1500 gram) atau usia kehamilan kurang dari 32 minggu</li>
<li>Bayi berisiko hipoglikemia karena gangguan adaptasi metabolik atau peningkatan kebutuhan glukosa (Kecil Masa Kehamilan, prematur, mengalami stres hipoksik/iskemik, bayi sakit, bayi dengan ibu yang menderita diabetes) jika kadar gula darahnya gagal merespon pemberian ASI</li>
<li>Bayi dengan kehilangan cairan akut (misal karena fototerapi untuk jaundice) dan menyusui serta memerah ASI belum bisa mengimbangi kebutuhan cairan</li>
<li>Turunnya berat badan bayi berkisar 7 – 10% setelah hari ke 3 – 5 karena terlambatnya laktogenesis II</li>
<li>BAB bayi masih berupa mekonium pada hari ke 5 pasca persalinan</li>
</ul>
<p>Indikasi pada Ibu:</p>
<ul>
<li>Ibu dengan HIV + (keputusan pemberian minum pada bayi sebaiknya melalui proses konseling saat ibu hamil)</li>
<li>Ibu sakit berat (psikosis, sepsis, eklamsia atau mengalami renjatan/syok), infeksi virus Herpes Simpleks tipe 1 dengan lesi di payudara, infeksi varicella zoster pada ibu dalam kurun waktu 5 hari sebelum dan 2 hari sesudah melahirkan</li>
<li>Ibu mendapat sitostatika, radioaktif tertentu seperti Iodine 131, obat – obatan antitiroid selain Propylthiouracil</li>
<li>Ibu pengguna obat terlarang</li>
<li>Ibu mengalami kelainan payudara, riwayat operasi pada payudara, atau jaringan payudara tidak berkembang</li>
</ul>
<p>Kita lihat dari kedua tabel di atas maka sebagian besar kondisi di atas terjadi di hari–hari awal kelahiran. Dengan mempertimbangkan keuntungan dan risikonya, keputusan menggunakan suplementasi harusnya berdasarkan penilaian dan evaluasi dari konselor laktasi, dokter anak dan dokter kebidanan mengenai proses menyusui yang meliputi; observasi saat menyusu langsung pada payudara, evaluasi pasokan ASI, riwayat persalinan, evaluasi posisi, pelekatan, kekuatan hisap, kemampuan menelan, dan penilaian kondisi bayi secara menyeluruh. Kondisi pada ibu dan bayi akan menentukan apakah suplementasi ini bersifat sementara atau menetap. <strong>Perlu diingat juga, tujuan akhir dari suplementasi ini adalah untuk mempertahankan menyusui.</strong></p>
<p>Hierarki Suplementasi</p>
<ul>
<li>ASI/Kolostrum perah segar dari ibu</li>
<li>ASI perah ibu didinginkan</li>
<li>ASI perah ibu pernah dibekukan dan sudah dicairkan</li>
<li>ASI perah ibu sendiri yang difortifikasi (bila perlu) untuk bayi prematur</li>
<li>ASI donor dari Bank ASI dan dipasteurisasi</li>
<li>Formula bayi hipoalergenik</li>
<li>Formula bayi elemental</li>
<li>Formula berbasis susu sapi</li>
<li>Formula berbasis soya</li>
<li>Air atau air gula</li>
</ul>
<p><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2012/01/01-nourin-asip.jpg" alt="" title="01-nourin-asip" width="263" height="209" class="alignleft size-full wp-image-1752" />Dari tabel di atas serta tujuan akhir suplementasi bisa kita lihat utamanya adalah memaksimalkan produksi ASI ibu baik dalam menyusu langsung, ASI perah segar ataupun sudah dibekukan. Di sini peranan seorang konselor laktasi sangat penting untuk membantu ibu mempertahankan atau bahkan meningkatkan produksi ASInya. Jika dirasa belum cukup, barulah dicarikan tambahan yang bisa berupa ASI donor yang sudah dipasteurisasi ataupun formula bayi, yang diberikan sedemikian rupa sehingga tetap menjaga dan mempertahankan keberlangsungan proses menyusui ibu dan bayi.</p>
<p><strong>ASI Donor di Indonesia</strong></p>
<p>Dalam hierarki suplementasi, ASI donor dari bank ASI dan sudah dipasteurisasi menjadi urutan berikutnya setelah ASI dari ibu si bayi. Hanya saja, di Indonesia tidak ada Bank ASI yang melakukan skrining terhadap pendonor ASI serta kultur dan pasteurisasi terhadap ASI donor. </p>
<p>Lalu bagaimana kita menyikapinya? Meskipun ASI memang yang terbaik bagi bayi, kita tidak bisa menutup mata terhadap kemungkinan ASI terpengaruh dengan penyakit yang diderita atau gaya hidup pendonor ASI (infeksi HIV, Hepatitis B dan C, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, bertato atau <em>body piercing</em>). Apalagi sebagian besar penerima ASI donor adalah bayi baru lahir, bayi prematur atau bahkan bayi sakit.</p>
<p>Ada baiknya bagi ibu yang akan mendonorkan ASInya bagi bayi lain menyeleksi dirinya sendiri dengan hal-hal sebagai berikut:</p>
<p>Tidak Disarankan Mendonorkan ASI:</p>
<ul>
<li>Menerima donor darah atau produk darah lainnya dalam 12 bulan terakhir</li>
<li>Menerima transplantasi organ/jaringan dalam 12 bulan terakhir</li>
<li>Minum alkohol secara rutin sebanyak 2 ounces atau lebih dalam periode 24 jam</li>
<li>Pengguna rutin obat-obatan Over the Counter (aspirin, acetaminophen, dll), pengobatan sistemik lainnya (pengguna kontrasepsi atau hormon pengganti tertentu masih dimungkinkan)</li>
<li>Pengguna vitamin megadosis atau obat-obatan herbal</li>
<li>Pengguna produk tembakau</li>
<li>Memakai implan silikon pada payudara</li>
<li>Vegetarian total yang tidak memakai suplementasi vitamin B12</li>
<li>Penyalah guna obat-obatan terlarang</li>
<li>Riwayat Hepatitis, gangguan sistemik lainnya atau infeksi kronis (contohnya: HIV, HTLV, sifilis, CMV – pada bayi prematur) </li>
<li>Beresiko HIV (pasangan HIV positif, mempunyai tato/<em>body piercing</em>)</li>
</ul>
<p>Disarankan memeriksakan dirinya dan terbukti negatif secara serologis terhadap: HIV-1 dan HIV-2, HTLV-I dan HTLV-II, Hepatitis B, Hepatitis C, dan sifilis. Pemeriksaan ini juga berguna jika dilakukan setiap ibu yang hamil untuk mencegah penularan penyakit dari ibu ke bayi. Pemeriksaan dan kriteria donor di atas juga perlu diulangi setiap kehamilan atau persalinan baru.</p>
<p>Sedangkan bagi orang tua yang memutuskan menerima ASI donor (tanpa melalui Bank ASI) ada baiknya mempertimbangkan hal-hal di bawah ini:</p>
<ul>
<li>Bagaimana kondisi kesehatan ibu/pendonor? → pola makan terkait religi/keyakinan</li>
<li>Apakah uji serologis ibu terhadap HIV, Hepatitis B, HTLV negatif?</li>
<li>Apakah ASI tidak tercemar obat, nikotin, alkohol, dsb?</li>
<li>Apakah ASI tidak tercampur air, bahan/zat/nutrisi lain?</li>
<li>Apakah ASI diperah dan disimpan secara higienis dan tidak terkontaminasi? </li>
<li>Apakah jangka waktu penyimpanan dan tempat penyimpanannya sesuai?</li>
<li>Bagaimana kondisi bayi ibu/pendonor? → usia bayi pendonor <1 th , pernah menderita jaundice saat baru lahir?</li>
</ul>
<p><strong>Menyiapkan ASI Donor</strong></p>
<p>Jika pada akhirnya diputuskan menggunakan ASI donor yang belum dipasteurisasi, ada 3 teknik perlakuan terhadap ASI yang bisa dilakukan yang biasa mengurangi penularan penyakit (terutama HIV) melalui ASI.</p>
<ol>
<li>Pasteurisasi Holder </li>
<p>ASI dipanaskan dalam wadah kaca tertutup di suhu 62,5˚C selama 30 menit. Biasanya dilakukan di Bank ASI karena membutuhkan pengukur suhu dan pengukur waktu.</p>
<li>Teknik Flash Heating</li>
<p><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2012/01/01-flash-heating.jpg" alt="" title="01-flash-heating" width="253" height="156" class="alignright size-full wp-image-1753" />ASI sebanyak 50 ml ditaruh dalam botol kaca/botol selai  ukuran sktr 450 ml terbuka di dalam panci alumunium berukuran 1 L berisi 450 ml air. Kemudian panci dipanaskan di atas kompor sampai air mendidih, matikan, kemudian botol kaca berisi ASI diangkat dan didiamkan sampai suhunya siap untuk diminum bayi.</p>
<li>Pasteurisasi Pretoria</li>
<p>Panaskan air sebanyak 450 ml di panci alumunium berukuran 1 L sampai mendidih. Matikan kompor. Letakkan botol kaca terbuka yang berisi ASI sebanyak 50ml di dalam panci selama 20 menit. Kemudian angkat dan diamkan sampai suhu ASI siap diminum bayi.
</ol>
<p>Kalau kita lihat dari 3 teknik tadi, yang paling mungkin dilakukan adalah teknik nomor 2 dan 3. Manapun, pilih yang paling nyaman bagi ibu dan keluarga. Jika donor ASI dilakukan karena bayi sakit di Rumah Sakit, ingatkan perawat untuk melakukan pemanasan ini sebelum memberikan ASI donor kepada bayi anda.</p>
<p>Semoga bisa menjadi pertimbangan bagi ibu yang akan menerima atau mendonorkan ASI. Salam ASI!</p>
<p>&#8212;&#8212;</p>
<p><small><br />
<strong>Referensi  Donor ASI</strong></p>
<ul>
<li>Walker, M. (2011) Breastfeeding Management for the Clinician: using the evidence. 2nd ed. Sudburry, MA. Jones and Bartlett</li>
<li>Lawrence, RA. (2011) Breastfeeding: A Guide for the Medical Profession. 7th ed. Maryland Heights, MI. Mosby</li>
<li>ABM Protocol #3. Hospital Guidelines for the Use of Supplementary Feedings in the Healthy Term Breastfed Neonate. (2009) Revised Edition. <a href="http://www.bfmed.org">www.bfmed.org</a></li>
<li>Israel-Ballard, K., et al. (2008) Flash-heated and Pretoria Pasteurized destroys HIV in breast milk &#038; Preserves Nutrients! Advanced Biotech. <a href="http://www.advancedbiotech.in/51%20Flash%20heated.pdf">http://www.advancedbiotech.in/51%20Flash%20heated.pdf</a> accessed January 8, 2012</li>
</ul>
<p></small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2012/01/donor-asi-kapan-dan-bagaimana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Ustadz dan Ustadzah ke-3</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2012/01/workshop-ustadz-dan-ustadzah-ke-3/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2012/01/workshop-ustadz-dan-ustadzah-ke-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 02:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miranda Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadzah]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[WUU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1707</guid>
		<description><![CDATA[Selaras dengan misinya untuk melakukan sosialisASI ke seluruh lapisan masyarakat, AIMI secara rutin mengadakan Workshop Ustadz dan Ustadzah (WUU) sejak tahun 2010. Harapan kami Ustadz dan Ustadzah dapat berperan sebagai duta ASI di masyarakat dan membantu peningkatan angka pemberian ASI di Indonesia. Tahun ini AIMI akan kembali menyelenggarakan kegiatan WUU yang ke-3 pada: Hari, tanggal: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selaras dengan misinya untuk melakukan  sosialisASI ke seluruh lapisan masyarakat, AIMI secara rutin mengadakan Workshop  Ustadz dan Ustadzah (WUU) sejak tahun 2010. Harapan kami Ustadz dan Ustadzah  dapat berperan sebagai duta ASI di masyarakat dan membantu peningkatan  angka pemberian ASI di Indonesia.</p>
<p>Tahun ini AIMI akan kembali menyelenggarakan kegiatan WUU yang ke-3 pada:</p>
<ul>
<li>Hari, tanggal: Ahad, 29 Januari 2012</li>
<li>Waktu: 09.00 – 14.30 WIB
<p><div id="attachment_1717" class="wp-caption alignright" style="width: 250px"><img class="size-medium wp-image-1717" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2012/01/100_78711-300x225.jpg" alt="" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">Workshop Ustadz &amp; Ustadzah ke-1</p></div></li>
<li>Tempat: Jakarta Pusat</li>
<li>Tema: “Keajaiban ASI dan Efek Samping Pemberian Susu Formula pada Bayi, Ditinjau dari Sisi Medis dan Hukum Syariah”</li>
<li> Pengisi Acara:</li>
</ul>
<ol>
<li>dr. UtamiRoesli, SpA., IBCLC., FABM,</li>
<li>dr. Asti Praborini, Sp.A,</li>
<li>Dr. Ali Nurdin, MA</li>
</ol>
<ul>
<li>Biaya: GRATIS</li>
</ul>
<p>***</p>
<p>Bagi Ibu dan Bapak yang berminat untuk ikut serta dalam kegiatan ini, silakan kirim data diri berikut melalui email ke <a href="mailto:elfira@aimi-asi.org" target="_blank">elfira@aimi-asi.org</a> atau fax ke <a href="%28021%29%207279%200166" target="_blank">(021) 7279 0166</a> selambat-lambatnya tanggal 20 Januari 2012.</p>
<ul>
<li>Nama lengkap: &#8230;
<p><div id="attachment_1718" class="wp-caption alignright" style="width: 250px"><img class="size-medium wp-image-1718" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2012/01/wuu21-300x225.jpg" alt="" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">Workshop Ustadz &amp; Ustadzah ke-2</p></div></li>
<li>Nomor HP/telfon: &#8230;</li>
<li>Alamat email (jika ada): &#8230;</li>
<li>Nama kelompok/majelis binaan: &#8230; sejak tahun &#8230;</li>
<li>Jumlah anggota kelompok/majelis binaan: &#8230;</li>
<li>Nama dan nomor HP/telfon anggota kelompok/majelis binaan (isi minimal 3 orang sebagai referensi):</li>
</ul>
<ol>
<li>&#8230; (&#8230;)</li>
<li>&#8230; (&#8230;)</li>
<li>&#8230; (&#8230;)</li>
</ol>
<p>Untuk keterangan lebih lanjut mengenai pendaftaran peserta WUU3 dapat mengubungi nomor <a href="081584043432" target="_blank">081584043432</a> pada jam kerja. Kami akan melakukan konfirmasi pendaftaran dan  mengirimkan undangan kepada pendaftar yang memenuhi kriteria,  berdasarkan ketersediaan tempat pada saat pendaftaran dilakukan.</p>
<p>***</p>
<p>Bagi Ibu dan Bapak yang ingin membantu pelaksanaan kegiatan ini dapat melakukan transfer ke:</p>
<p>Bank  Mandiri Cabang Jakarta Kyai Tapa | a/n. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia  | nomor rekening 11700 2464 274 6 (11700 AIMI ASI 6)</p>
<p>atau</p>
<p>BCA KCP Mal Pondok Indah | a/n Ratna Armiyani | nomor rekening 7310042018</p>
<p>Mohon konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan bukti transfer melalui melalui email ke <a href="mailto:miranda@aimi-asi.org" target="_blank">miranda@aimi-asi.org</a> atau fax ke <a href="%28021%29%207279%200166" target="_blank">(021) 7279 0166</a>. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai sponsorship WUU3 dapat menghubungi nomor <a href="08128161212" target="_blank">08128161212</a> atau <a href="0811836336" target="_blank">0811836336</a> pada jam kerja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2012/01/workshop-ustadz-dan-ustadzah-ke-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal KE AIMI Periode Januari &#8211; Maret 2012</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2012/01/jadwal-ke-aimi-periode-januari-maret-2012/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2012/01/jadwal-ke-aimi-periode-januari-maret-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 01:29:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelas Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1684</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui, indah prosesnya dan berlimpah manfaatnya. Tidakkah semua ibu ingin berhasil menyusui anaknya? Tapi menyusui, meski terdengar sederhana, ternyata tak semudah yang kita kira. Kegagalan menyusui berawal dari kurangnya informasi. Oleh karena itu, kami Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia mempersembahkan Kelas EdukASI Menyusui yang akan memberikan informasi sejak masa kehamilan, kelahiran dan bagaimana mengantisipasi tantangan-tantangan seputar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyusui, indah prosesnya dan berlimpah manfaatnya. Tidakkah semua ibu ingin berhasil menyusui anaknya? Tapi menyusui, meski terdengar sederhana, ternyata tak semudah yang kita kira.</p>
<p>Kegagalan menyusui berawal dari kurangnya informasi. Oleh karena itu, kami Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia mempersembahkan Kelas EdukASI Menyusui yang akan memberikan informasi sejak masa kehamilan, kelahiran dan bagaimana mengantisipasi tantangan-tantangan seputar kegiatan menyusui. Ajaklah juga suami, orangtua, keluarga atau sahabat untuk mendukung Anda mempelajari apa saja yang Anda butuhkan tentang menyusui. Kami berkomitmen membantu Anda sedini mungkin mendapatkan awalan yang baik untuk keberhasilan menyusui bagi buah hati Anda.</p>
<p>Kelas EdukASI AIMI terdiri dari:</p>
<ol>
<li>KELAS EDUKASI PERSIAPAN MENYUSUI (BREASTFEEDING BASICS) (*)</li>
<p>Dalam kelas ini akan dibahas:</p>
<ul>
<li>Tatalaksana IMD yang benar</li>
<li>Manfaat ASI</li>
<li>Bahaya Formula</li>
<li>Mengenal anatomi payudara, posisi dan pelekatan menyusui yang efektif</li>
<li>Kunci keberhasilan menyusui</li>
<li>Hari-hari pertama bayi (termasuk sebab-sebab menangis &#038; bayi kuning)</li>
<li>Memahami feses bayi ASI eksklusif</li>
<li>Hak ibu bekerja</li>
<li>Persiapan ibu kembali berkegiatan</li>
<li>Teknik memerah, menyimpan dan memberikan ASI</li>
</ul>
<p>Para peserta kelas akan mendapatkan penjelasan materi melalui presentasi slide termasuk cara membaca kurva pertumbuhan, menonton berbagai video seperti prosedur IMD (persalinan normal &#038; caesar), aneka posisi menyusui, tanda bayi minum ASI, memerah ASI dengan tangan, memberikan ASI perah dengan cangkir, serta melihat demo dan mempraktekkan secara langsung seperti pijat oksitosin, memposisikan bayi dan memerah ASI.</p>
<li>KELAS EDUKASI SEPUTAR TANTANGAN MENYUSUI (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
<p>Dalam kelas ini akan dibahas:</p>
<ul>
<li>Problematika payudara</li>
<li>Problematika puting</li>
<li>Jika bayi menolak menyusu</li>
<li>Tips meningkatkan suplai ASI </li>
<li>Menyapih dengan cinta</li>
</ul>
<p>Para peserta kelas akan mendapatkan penjelasan materi melalui presentasi slide, menonton berbagai video seperti finger feeding, frenotomi, pemakaian alat bantu laktasi, dan relaktasi Dalam kelas ini akan didemonstrasikan cara memijat payudara yang bengkak, dan penggunaan alat bantu laktasi untuk relaktasi, serta melihat demo dan mempraktekkan secara langsung seperti memberikan ASI dengsn cangkir.
</ol>
<p>(*) Keterangan:<br />
Kelas EdukASI Persiapan Menyusui terdiri dari 2 (dua) kelas, yaitu: (a) Kelas Persiapan Menyusui Masa Kehamilan, dan (b) Kelas Persiapan Menyusui Pasca Persalinan.</p>
<p>Berikut Jadwal Kelas Edukasi:</p>
<h3>J A K A R T A</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>14 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa Kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>28 Januari 2012:Kelas persiapan menyusui:pasca kelahiran (Post Natal)</li>
<li>11 Februari 2012:Kelas tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
<li>3 Maret 2012:Kelas persiapan menyusui:Masa Kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>17 Maret 2012: Kelas persiapan menyusui:pasca persalinan (Post Natal)</li>
<li>31 Maret 2012: Kelas Tantangan Dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
</ul>
<p><strong>HTM (termasuk snack, cd materi, goodie bag):</strong></p>
<ul>
<li><strong>InvestASI Menyeluruh</strong> (pre natal+post natal+tantangan dalam menyusui)</li>
<p>Umum: Rp 375.000,-/org atau Rp 740.000,-/couple<br />
Member: Rp 337.500,-/org atau Rp 666.000,-/couple</p>
<li><strong>InvestASI Paket</strong> (HANYA kelas persiapan menyusui:Pre Natal&#038;Post Natal)</li>
<p>Umum: Rp 230.000,-/org atau Rp 450.000,-/couple<br />
Member: Rp 207.000,-/org atau Rp 405.000,-/couple</p>
<li><strong>InvestASI Pilihan</strong> (Memilih 1 kelas saja)</li>
<p>Umum: Rp 135.000,-/org atau Rp 260.000,-/couple<br />
Member: Rp 121.500,-/org atau Rp 234.000,-/couple
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
SEKOLAH CIKAL<br />
Jl. TB. Simatupang Kav. 18<br />
Cilandak, Jakarta Selatan</p>
<p><strong>Waktu</strong>: 08.30 &#8211; selesai</p>
<p><strong>Registrasi</strong>: daftar.jakarta[at]aimi-asi.org</p>
<p><strong>Info</strong>: Cynthia 081388080809 (sms only)</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
- Kelas edukasi akan berlangsung apabila peserta minimal 5 orang.<br />
- Registrasi hanya dilayani via email.</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>Kelas Edukasi JABAR</h2>
<h3>B A N D U N G</h3>
<ul>
<li>8 Januari 2012: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
<li>22 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui: Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>5 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui: Pasca persalinan (Post Natal)</li>
<li>4 Maret 2012: Kelas persiapan menyusui: Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>25 Maret 2012: Kelas Persiapan menyusui: Pasca persalinan (Post Natal)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi​</strong>:<br />
Galenia Mom &#038; Child Center<br />
 Jalan Badak Singa No. 8, Bandung<br />
 (Belakang Kartika Sari, Dago)</p>
<p><strong>Waktu​</strong>: 08.30-13.00</p>
<p><strong>HTM</strong>: (termasuk snack, cd materi, goodie bag):</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI menyeluruh</strong> (pre natal+ post natal+ tantangan dalam menyusui)</li>
<p>Member: Rp 200.000/pax atau Rp 400.000/couple<br />
Umum: Rp 250.000/pax atau Rp 490.000/couple</p>
<li><strong>InvestASI paket</strong> (HANYA Kelas persiapan menyusui:pre natal+ post natal)</li>
<p>Member: Rp 140.000/pax atau Rp 265.000/couple<br />
Umum: Rp 170.000/pax atau Rp 325.000/couple</p>
<li><strong>InvestASI pilihan</strong> (Memilih 1 kelas saja)</li>
<p>Member: Rp 75.000/pax atau Rp 140.000/couple<br />
Umum: Rp 90.000/pax atau Rp 170.000/couple.
</ul>
<p><strong>Info</strong>: Marthia 085721525805 / 022-92092933 (sms only)</p>
<p><strong>Registrasi</strong>: daftar [at] jabar [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
Kelas Edukasi akan berlangsung apabila peserta minimal 6 orang.</p>
<h3>B O G O R</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>14 Januari 2012: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
<li>11 Februari 2012: Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>10 Maret 2012: Pasca persalinan (Post Natal)</li>
</ul>
<p><strong>LOKASI</strong>:<br />
QARNAINA<br />
Bogor Baru Blok A-VI No. 2<br />
(terusan Jl. Sancang)<br />
Bogor</p>
<p><strong>HTM</strong>:</p>
<ul>
<li>InvestASI menyeluruh: (pre + post + CC)</li>
<p>Member: Rp 250.000/pax atau Rp 470.000/couple<br />
Umum: Rp 275.000/pax atau Rp 520.000/couple</p>
<li>InvestASI paket: (pre + post)</li>
<p>Member: Rp 175.000/pax atau Rp 330.000/couple<br />
Umum: Rp 195.000/pax atau Rp 370.000/couple</p>
<li>InvestASI pilihan: (hanya salah satu kelas)</li>
<p>Member: Rp 95.000/pax atau Rp 180.000/couple<br />
Umum: Rp 105.000/pax atau Rp 200.000/couple.
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong>: daftar [dot] bogor [at] aimi-asi [dot] org</p>
<p><strong>Info</strong>: Mita &#8211; 0813 8850 4949 (sms only)</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
Kelas Edukasi akan berlangsung apabila peserta minimal 8 orang</p>
<h3>B E K A S I</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>14 Januari 2012: Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>18 Februari 2012: Pasca persalinan (Post Natal)</li>
<li>17 Maret 2012: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>​: ISLAMIC CENTRE BEKASI</p>
<p><strong>HTM</strong> (peserta mendapatkan CD Materi,snack dan goodiebag):</p>
<ul>
<li>InvestASI menyeluruh (prenatal+postnatal+common challenges)</li>
<p>Umum Rp 250.000/pax; Rp 475.000/couple<br />
Member AIMI Rp 225.000/pax; Rp 425.000/couple</p>
<li>InvestASI paket (prenatal+postnatal)</li>
<p>Umum Rp 170.000,-/pax; Rp 325.000/couple<br />
Member AIMI Rp 153.000/pax; Rp 290.000/couple</p>
<li>InvestASI pilihan (hanya salah satu kelas)</li>
<p>Umum Rp 90.000/pax ; Rp 170.000/couple<br />
Member AIMI Rp 80.000/pax; Rp 150.000/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong>: Putri 0811882503 (sms only)</p>
<p><strong>Registrasi</strong>: daftar [dot] bekasi [at] jabar [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<h3>C I R E B O N</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>3 Maret 2012: Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>17 Maret 2012: Pasca persalinan (Post Natal)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi​</strong>:<br />
Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon<br />
Jl. Kesambi no 56<br />
Cirebon</p>
<p><strong>Waktu​</strong>: 08.30-13.00</p>
<p><strong>HTM</strong> (peserta mendapatkan CD Materi,snack dan goodiebag):</p>
<ul>
<li>InvestASI paket (prenatal+postnatal)</li>
<p>Umum Rp 150.000,-/pax; Rp 290.000/couple<br />
Member AIMI Rp 135.000/pax; Rp 260.000/couple</p>
<li>InvestASI satuan (hanya salah satu kelas)</li>
<p>Umum Rp 75.000/pax ; Rp 145.000/couple<br />
Member AIMI Rp 70.000/pax; Rp 135.000/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong>: Elly 0852-2212-6422 (sms only)</p>
<p><strong>Registrasi</strong>: cirebon [at] jabar [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
Kelas Edukasi akan berlangsung apabila peserta minimal 10 orang</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>Kelas Edukasi JATENG</h2>
<h3>S E M A R A N G</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>15 Januari 2012​: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>19 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui: Pasca persalinan (Post Natal)</li>
<li>18 Maret 2012​: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>​:<br />
Klub Merby<br />
Jl. MT. Haryono No. 653<br />
Semarang</p>
<p><strong>Waktu</strong>​: 08.30-13.00</p>
<p><strong>HTM (termasuk snack, lunch, cd materi, dan goodie bag)</strong>:</p>
<ul>
<li>InvestASI Menyeluruh(pre natal+ post natal+ tantangan dalam menyusui)</li>
<p>Umum: Rp 180rb/pax atau Rp 330rb/couple<br />
Member: Rp 160rb/pax atau Rp 300rb/couple</p>
<li>InvestASI Paket: (HANYA Kelas persiapan menyusui:pre natal+ post natal)</li>
<p>Umum: Rp 130rb/pax atau Rp 240rb/couple<br />
Member: Rp 120rb/pax atau Rp 220rb/couple</p>
<li><strong>InvestASI Pilihan: (Memilih 1 kelas saja)</strong></li>
<p>Umum: Rp 75rb/pax atau Rp 140rb/couple<br />
Member: Rp 70rb/pax atau Rp 130rb/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong>: Ernawati 081510015990 (sms only)</p>
<p><strong>Registrasi</strong>: semarang [at] jateng [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<h3>P U R W O K E R T O</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>8 Januari 2012​: Kelas persiapan mernyusui:Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
RB Bunda Arief<br />
Jl Jatiwinangun, Purwokerto</p>
<li>12 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui:Pasca melahirkan (Post Natal)</li>
<p><strong>Lokasi</strong><br />
LPK Satria Husada<br />
Jl. Raya Karanggude KM 5 No. 25<br />
Kec. Karanglewas Banyumas</p>
</ul>
<p><strong>Waktu</strong>​: 08.30-13.00</p>
<p><strong>HTM(termasuk snack, cd materi, dan goodie bag)</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI</strong></li>
<p>Umum:Rp 50rb/pax atau Rp 90rb/couple<br />
Member: diskon 10%
</ul>
<p><strong>Info</strong>: Endah 081802650919 (sms only)</p>
<p><strong>Registrasi</strong>:<br />
Sekretariat AIMI purwokerto<br />
Jl. Kol. Sugiono &#8211; wati catering</p>
<h3>P E M A L A N G</h3>
<p>Jadwal:</p>
<ul>
<li>8 Januari 2012: Kelas persiapan mernyusui:Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Insan Cendikia Course<br />
Jl. A Yani Selatan, Pemalang</p>
<p><strong>Waktu</strong>: 08.30-13.00</p>
<p><strong>HTM</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI</strong></li>
<p>Umum:Rp 50rb/pax atau Rp 80rb/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong>:</p>
<ul>
<li>Palupi &#8211; 087830832308</li>
<li>Lili &#8211; 08122991238</li>
<li>Wiwit &#8211; 085742886192</li>
</ul>
<p>Note:<br />
- Kelas EdukASI akan berlangsung apabila peserta minimal 10 orang.</p>
<h3>S A L A T I G A</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>7 Januari 2012 : Kelas Persiapan Menyusui Masa Kehamilan (PreNatal)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Klinik Aura Medika Lt. 2 Ruko Pancasila<br />
Jln. Brigjend. Sudiarto<br />
Salatiga</p>
<p><strong>Waktu</strong>: 08.30-13.00</p>
<p><strong>Info</strong>:</p>
<ul>
<li>Weni 085225127932</li>
<li>Klinik Aura Medika 0298-311549</li>
</ul>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
- Kelas EdukASI akan berlangsung apabila peserta minimal 10 orang.</p>
<h3>S O L O</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>15 Januari 2012 : Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
<li>19 Februari 2012 : Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal)</li>
<li>18 Maret 2012 : Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Post Natal)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Aula Ibnu Sina<br />
RSI Yarsis<br />
Jl. A Yani Pabelan Surakarta</p>
<p><strong>Waktu</strong> : 08.30 &#8211; 13.00</p>
<p><strong>HTM</strong> :</p>
<ul>
<li>Umum: 50rb/pax atau 90rb/couple</li>
<li>Member: 45rb/pax atau 80rb/couple</li>
<li>Diskon lebih besar dengan mendaftar 2/3 kelas sekaligus</li>
</ul>
<p><strong>Info</strong> :</p>
<ul>
<li>Dini 08174884722 (sms only)</li>
<li>Intan 08562810310 (sms only)</li>
<li>Bagian Informasi RSI Yarsis 0271-710571</li>
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong>: solo [at] jateng [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<h3>W O N O S O B O</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>15 Januari 2012 : Kelas Persiapan Menyusui Masa Kehamilan (PreNatal)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Jl. Muntang No. 31 RT 7/2<br />
Sidomulyo Wonosobo</p>
<p><strong>Waktu</strong>: 08.30-13.00</p>
<p><strong>Info</strong>: Nita 081229675454</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
- Kelas EdukASI akan berlangsung apabila peserta minimal 10 orang.</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h3>J O G J A K A R T A</h3>
<p>Jadwal:</p>
<ul>
<li>15 Februari 2012​: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
<li>12 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui:Pasca melahirkan (Post Natal)</li>
<li>18 Maret 2012: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>​:<br />
Ruang Palma Kampus Pasca Sarjana Universitas Sanata Dharma<br />
Jl. Affandi-Gejayan, Mrican, Jogjakarta (tentative)</p>
<p><strong>Waktu</strong>​: 08.30-13.00</p>
<p><strong>HTM</strong> (termasuk snack, cd materi, dan goodie bag)</p>
<ul>
<li>InvestASI Menyeluruh(pre natal+post natal+tantangan dalam menyusui)</li>
<p>Umum: Rp 150rb/pax atau Rp 270rb/couple<br />
Member: Rp 135rb/pax atau Rp 240rb/couple</p>
<li>InvestASI Paket: (HANYA Kelas persiapan menyusui:pre natal+ post natal)</li>
<p>Umum: Rp 110rb/pax atau Rp 200rb/couple<br />
Member: Rp 100rb/pax atau Rp 180rb/couple</p>
<li>InvestASI Pilihan: (Memilih 1 kelas saja)</li>
<p>Umum: Rp 65rb/pax atau Rp 120rb/couple<br />
Member AIMI: Rp 55rb/pax atau Rp 100rb/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong>:<br />
Sinta 0858 6884 2464 (sms only pk 07.00-17.00)</p>
<p><strong>Registrasi</strong>:<br />
email: jogja [at] jateng [dot] aimi-asi [dot] org<br />
SMS : daftar# nama #alamat# single/ couple ke 085868842464</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
Kelas EdukASI akan berlangsung apabila peserta minimal 10 orang.<br />
Pendaftaran kelas ditutup H-2 atau jika sudah memenuhi kuota</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>KELAS EDUKASI JATIM</h2>
<h3>S U R A B A Y A</h3>
<p>Jadwal:</p>
<ul>
<li>15 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui: Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
<li>29 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui: Pasca melahirkan (Post Ntal)</li>
<li>12 Februari 2012: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Virto Office<br />
Ruko Galaxi Bumi Permai (Tahap 2)<br />
Blok J1 no 23A-25<br />
Jl. Suko Semolo, Surabaya &#8211; 60119</p>
<p><strong>HTM</strong> (termasuk goodie bag, snack, cd materi):</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI menyeluruh</strong> (pre natal+post natal+tantangan dalam menyusui)</li>
<p>Umum Rp 270.000/pax; Rp 500.000/couple<br />
Member AIMI Rp 230.000/pax; Rp 440.000/couple</p>
<li><strong>InvestASI paket</strong> (HANYA Kelas persiapan menyusui:pre natal+ post natal)</li>
<p>Umum Rp 180.000,-/pax; Rp 340.000/couple<br />
Member AIMI Rp 160.000/pax; Rp 300.000/couple</p>
<li><strong>InvestASI pilihan</strong> (Memilih 1 kelas saja)</li>
<p>Umum Rp 100.000/pax ; Rp 180.000/couple<br />
Member AIMI Rp 80.000/pax; Rp 140.000/couple
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong>: daftar [dot] kelas [at] jatim [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<p><strong>Info</strong>: ICA – 082141928898 (sms only)</p>
<h3>M A L A N G</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>5 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
<li>11 Maret 2012: Kelas persiapan menyusui:Pasca melahirkan (Post Natal)</li>
<li>15 April 2012: Kelas seputar tantangan dalam menyusui (COMMON CHALLENGES IN BREASTFEEDING)</li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Big Burger Station<br />
Jl. Galunggung 69<br />
Malang</p>
<p><strong>HTM</strong> (termasuk goodie bag, snack, cd materi):</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI menyeluruh</strong> (kelas 1 dan 2)</li>
<p>Umum Rp 240.000/pax; Rp 460.000/couple<br />
Member AIMI Rp 210.000/pax; Rp 400.000/couple</p>
<li><strong>InvestASI paket</strong> (kelas 1)</li>
<p>Umum Rp 160.000,-/pax; Rp 320.000/couple<br />
Member AIMI Rp 140.000/pax; Rp 270.000/couple</p>
<li><strong>InvestASI satuan</strong> (kelas 1a atau 1b atau 2)</li>
<p>Umum Rp 90.000/pax ; Rp 160.000/couple<br />
Member AIMI Rp 75.000/pax; Rp 140.000/couple
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong>: malang [at] jatim [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<p><strong>Info</strong>: SOFI – 08123455659 (sms only)</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>KELAS EDUKASI SUMUT</h2>
<h3>M E D A N</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>14 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
</ul>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Gd IKATSI Fak. Teknik USU </p>
<p><strong>HTM</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI</strong></li>
<p>Rp 100.000/pax ; Rp 185.000/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong> : </p>
<ul>
<li>Rahmi Karolina &#8211; 0858 30300 182</li>
<li>Mona &#8211; 0813 7079 6121</li>
<li>Eka &#8211; 0812 651 4931</li>
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong> : kontak [at] sumut [dot] aimi-asi [dot] org</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>KELAS EDUKASI KALTIM</h2>
<h3>B A L I K P A P A N</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>29 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
</ul>
<p><strong>Jam</strong>: 08.00 WITA &#8211; Selesai </p>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Wika Sports Club lt.2<br />
Komp. Wika &#8211; Balikpapan</p>
<p><strong>HTM</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>InvestASI</strong></li>
<p>Rp 155.000/pax ; Rp 280.000/couple
</ul>
<p><strong>Info</strong> : Nanda &#8211; 087897113331 </p>
<p><strong>Registrasi</strong> : restuputrinanda [at] yahoo [dot] co [dot] uk</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>KELAS EDUKASI BALI</h2>
<h3>D E N P A S A R</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>18 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
<li>19 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Post Natal) </li>
</ul>
<p><strong>Jam</strong>: 08.00 WITA &#8211; Selesai </p>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Suzuki IJMG-Sesetan<br />
Jl. Raya Sesetan 210<br />
depan Cenigan Sari (pohon besar)<br />
di samping pool Blue Bird Taxi<br />
Denpasar</p>
<p><strong>HTM</strong> s/d 31 Januari 2012:</p>
<ul>
<li>InvestASI paket (prenatal+postnatal)</li>
<p>Rp 100.000,-/pax; Rp 180.000/couple</p>
<li>InvestASI satuan (hanya salah satu kelas)</li>
<p>Rp 180.000,-
</ul>
<p><strong>HTM</strong> per Februari 2012:</p>
<ul>
<li>InvestASI paket (prenatal+postnatal)</li>
<p>Rp 120.000,-/pax; Rp 220.000/couple</p>
<li>InvestASI satuan (hanya salah satu kelas)</li>
<p>Rp 220.000,-
</ul>
<p><strong>Info</strong> : </p>
<ul>
<li>@<a href="http://twitter.com/balipeduliasi">balipeduliasi</a> </li>
<li>balipeduliasi [at] gmail [dot] com</li>
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong>:<br />
SMS ke 087 862 314 585 dengan format: nama (spasi) jumlah orang (spasi) alamat email jika ada (spasi) akun facebook jika ada</p>
<p>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~</p>
<h2>KELAS EDUKASI SUMATERA SELATAN</h2>
<h3>P A L E M B A N G</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>18 Februari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
</ul>
<p><strong>Jam</strong>: 08.30 WIB &#8211; Selesai </p>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Sahid Imara Hotel<br />
Palembang</p>
<p><strong>HTM</strong>:</p>
<ul>
<li>InvestASI</li>
<p>Rp 135.000,-/pax; Rp 260.000/couple</p>
</ul>
<p><strong>Info</strong> : </p>
<ul>
<li>Liza Sako : 081218867999</li>
<li>Lia : 081532776789</li>
</ul>
<p><strong>Registrasi</strong>:<br />
Nama (spasi) jmlh org (spasi) alamat email jika ada (spasi) telpon yang bisa dihubungi ke 087877744581 atau email drputri [dot] babat [at] yahoo [dot] com</p>
<p><strong>Catatan</strong>:<br />
peserta dibatasi maksimal 20 orang per sesi. Jika ternyata berlebih, akan dicatat untuk waiting list kelas berikutnya.</p>
<h2>KELAS EDUKASI SULAWESI SELATAN</h2>
<h3>M A K A S S A R</h3>
<p><strong>Jadwal</strong>:</p>
<ul>
<li>28 Januari 2012: Kelas persiapan menyusui:Masa kehamilan (Pre Natal) </li>
</ul>
<p><strong>Jam</strong>: 10.00 WITA &#8211; Selesai </p>
<p><strong>Lokasi</strong>:<br />
Jl. Sawerigading 15<br />
Makassar</p>
<p><strong>HTM</strong>:</p>
<ul>
<li>InvestASI</li>
<p>Rp 150.000,-/pax; Rp 200.000/couple</p>
</ul>
<p><strong>Info &#038; Registrasi</strong> : </p>
<ul>
<li>@<a href="http://twitter.com/indailham">indailham</a> 0821 9153 2611</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2012/01/jadwal-ke-aimi-periode-januari-maret-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kilas Balik Kinerja AIMI Di Tahun 2011</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2012/01/kilas-balik-kinerja-aimi-di-tahun-2011/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2012/01/kilas-balik-kinerja-aimi-di-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 00:23:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sari Intan Kailaku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1689</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2011 telah berakhir. AIMI sebagai organisasi nirlaba yang dibentuk, dijalankan, didanai dan didukung masyarakat merasa perlu meninjau kembali kegiatan dan capaian-capaian pada 2011 untuk menyusun target dan rencana pada 2012. Sebagai salah satu wujud tanggung jawab kepada para anggota, donator, sponsor, rekanan dan seluruh masyarakat, berikut ini secara ringkas rangkuman kegiatan AIMI sepanjang 2011. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 2011 telah berakhir. AIMI sebagai organisasi nirlaba yang dibentuk, dijalankan, didanai dan didukung masyarakat merasa perlu meninjau kembali kegiatan dan capaian-capaian pada 2011 untuk menyusun target dan rencana pada 2012. Sebagai salah satu wujud tanggung jawab kepada para anggota, donator, sponsor, rekanan dan seluruh masyarakat, berikut ini secara ringkas rangkuman kegiatan AIMI sepanjang 2011.</p>
<ol>
<li><strong>Penyebaran InformASI</strong></li>
<ol>
<li>Menjaring anggota, jumlah anggota mencapai 1443 orang pada akhir Desember 2011.</li>
<li>Mengadakan workshop, seminar dan penyuluhan gratis dengan sasaran <a href="http://kultwit.aimi-asi.org/2011/03/workshop-ustadz-ustadzah-2/">Ustadz/ah</a>, bidan, Puskesmas dan masyarakat umum di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang, Purwokerto, Jogjakarta, Grobogan dan Surabaya.</li>
<li>Mengadakan Kelas EdukASI untuk masyarakat umum di Jakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Jogjakarta, Solo, Tegal, Cilacap, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Lumajang, Jember, Medan, Makassar, Denpasar dan Pekanbaru.</li>
<li>Mengadakan AIMI Goes to Office dan AIMI Goes to Community di Jakarta, Serang, Bogor, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Pati.</li>
<li>Menjadi narasumber pada <a href="http://kultwit.aimi-asi.org/2011/11/seminar-asi-di-kab-empat-lawang/">sosialisASI di Kab. Empat Lawang, Sumatera Selatan</a> atas undangan Bapak/Ibu Bupati.</li>
<li>Menjadi narasumber pada pembekalan bidan di Malang, Jawa Timur.</li>
<li>Mengadakan <em>Breastfeeding Fair</em> dengan rangkaian talkshow gratis dan diikuti dengan berbagai kampanye ASI di media cetak dan radio.</li>
<li>Bekerjasama dengan situs mommiesdaily.com mempublikasikan 7 artikel mengenai ASI dan menyusui selama Pekan ASI Sedunia.</li>
<li>Meluncurkan buku cerita anak-anak bergambar untuk edukASI dini berjudul &#8220;<em>Mama, Adik Bayi Makan Apa Sih?</em>&#8220;</li>
<li>Memproduksi, meluncurkan <a href="http://www.youtube.com/watch?v=n7qrtVoB3ds">Iklan Layanan Masyarakat</a> dengan tema Ayah ASI serta menayangkan di media televisi (Metro TV).</li>
</ol>
<li><strong>Peningkatan Kualitas InformASI</strong></li>
<ol>
<li>Merevisi materi dan format Kelas EdukASI.</li>
<li>Merampungkan materi AGtO khusus buruh/pabrik.</li>
<li>Menyusun materi Kelas MPASI.</li>
<li>Menyediakan layanan pijat laktasi untuk kasus khusus dalam konseling (terbatas di Jakarta).</li>
</ol>
<li><strong>Perluasan Layanan dan Dukungan</strong></li>
<ol>
<li><div class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img alt="" src="http://kultwit.aimi-asi.org/wp-content/uploads/2011/12/pelantikan-pengurus-sulsel.jpg" width="200" height="150" /><p class="wp-caption-text">Peresmian AIMI cabang Sulawesi Selatan</p></div>Menambah lokasi penyelenggaraan Kelas EdukASI, dari 4 provinsi menjadi 8 provinsi.</li>
<li>Meresmikan 2 Cabang di luar Jawa: <a href="http://sumut.aimi-asi.org/">Sumatera Utara</a> dan Sulawesi Selatan.</li>
</ol>
<li><strong>Dukungan terhadap Perumusan Kebijakan dan Regulasi</strong></li>
<ol>
<li>Mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi IX DPR RI, mengusulkan dan membahas masalah Rancangan Peraturan Pemerintah tentang ASI Eksklusif, promosi dan pemasaran produk pengganti ASI serta kesempatan cuti melahirkan bagi ibu bekerja.</li>
<li>Berpartisipasi dalam rapat-rapat finalisasi penyusunan Juknis Peningkatan Pemberian ASI di Tempat Kerja yang diselenggarakan oleh Kemenkes, KemenegPP dan Kemenakertrans.</li>
<li>Menjadi narasumber dalam SosialisASI Pemberian ASI di Tempat Kerja di Blitar.</li>
<li>Menjadi anggota Tim Pembina Peningkatan Pemberian ASI Jateng untuk memantau <a href="http://kultwit.aimi-asi.org/2011/12/sosialisasi-pergub-tentang-peningkatan-pemberian-asi/">pelaksanaan Pergub 56/2011 tentang ASI Eksklusif</a>.</li>
<li>Memberikan masukan untuk Rancangan Perda ASI untuk Gubernur Jawa Barat.</li>
</ol>
<li><strong>Peningkatan Kompetensi dan Keilmuan Pengurus dan Konselor Laktasi</strong></li>
<ol>
<li>Mengikuti seminar dan workshop Refreshment Modul Konseling Menyusui 40 Jam WHO/Unicef.</li>
<li>Mengikuti Training for Trainers Pemberian Makanan bagi Bayi dan Anak bersama Kemenkes dan Unicef.</li>
<li>Mengikuti pelatihan Lactation Massage di Filipina.</li>
<li>Mengadakan <a href="http://kultwit.aimi-asi.org/2011/09/tot-ke-aimi/">workshop Teknik Mengajar dan Pendalaman Materi Baru</a> bagi Konselor Laktasi pengajar Kelas EdukASI.</li>
<li>Memiliki 3 orang Konselor Laktasi dengan sertifikat IBCLC (International Board Certified Lactation Consultants).</li>
<li>Mengikuti pelatihan MoT IYCF Community Counselors bersama delegasi dari Bangladesh dan Timor Leste.</li>
</ol>
<li><strong>Kerjasama Dalam Negeri</strong></li>
<ol>
<li>Kerjasama dengan Kemang Medical Care Jakarta dalam penyelenggaraan program kelompok pendukung ibu menyusui ”kASIh Ibu”.</li>
<li>Kerjasama riset dengan Save The Children dalam pemantauan implementasi kebijakan menyusui di provinsi Aceh, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur.</li>
<li>Kerjasama riset dengan MercyCorps dalam pengembangan dan pemberdayaan klinik laktasi dan pusat pelatihan manajemen laktasi di RSUD Koja Jakarta Utara.</li>
<li>Dukungan riset bagi mahasiswa-mahasiswa Indonesia di dalam dan luar negeri dengan berbagai topik ASI, menyusui dan pemberian makan pada bayi dan anak.</li>
</ol>
<li><strong>Hubungan Luar Negeri</strong></li>
<ol>
<li>Menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam <a href="http://kultwit.aimi-asi.org/2011/09/one-asia-breastfeeding-partners-forum/">One Asia Breastfeeding Partners Forum 8</a> di Ulan Bator, Mongolia.</li>
<li>Menghadiri Australian Breastfeeding Association (ABA) Conference di Sydney, Australia.</li>
<li>Menghadiri <a href="http://aimi-asi.org/2011/12/australian-breastfeeding-association-aba-international-conference/">ABA International Conference di Canberra</a>, Australia.</li>
<li>Menghadiri <a href="http://kultwit.aimi-asi.org/2011/12/ibfan-complementary-feeding-policy-meeting/">Complementary Feeding Policy Meeting</a> yang diselenggarakan International Breastfeeding Action Network (IBFAN) di Chiang Mai, Thailand.</li>
</ol>
<li><strong>Peningkatan Jumlah Relawan Pengurus dan Konselor Laktasi</strong></li>
<ol>
<li>Menambah jumlah relawan pengurus dari + 90 orang menjadi + 150 orang.</li>
<li>Menambah jumlah Konselor Laktasi dari + 30 orang menjadi + 80 orang.</li>
</ol>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2012/01/kilas-balik-kinerja-aimi-di-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Australian Breastfeeding Association (ABA) International Conference</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2011/12/australian-breastfeeding-association-aba-international-conference/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2011/12/australian-breastfeeding-association-aba-international-conference/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 00:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tengku Arisma Mellina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ABA]]></category>
		<category><![CDATA[Australian Breastfeeding Association]]></category>
		<category><![CDATA[Conference]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1672</guid>
		<description><![CDATA[Syukur Alhamdulillah saya dapat mengikuti konferensi internasional yang di selenggarakan oleh Australian Breastfeeding Association (ABA) di Canberra tanggal 20 &#8211; 21 Oktober 2011 dengan tema “Step Up Reach Up: Developing an Inclusive Breastfeeding Society“. Peserta konferensi sebagian besar berasal dari Australia, baik para relawan ABA maupun tenaga medis. Perwakilan dari Indonesia antara lain dr. Asti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Syukur Alhamdulillah saya dapat mengikuti konferensi internasional yang di selenggarakan oleh <em>Australian Breastfeeding Association (ABA)</em> di Canberra tanggal 20 &#8211; 21 Oktober 2011 dengan tema “<em>Step Up Reach Up: Developing an Inclusive Breastfeeding Society</em>“. </p>
<p><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/12/12-ABA-Conference-300x300.jpg" alt="" title="12-ABA-Conference" width="300" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-1674" />Peserta konferensi sebagian besar berasal dari Australia, baik para relawan ABA maupun tenaga medis. Perwakilan dari Indonesia antara lain dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC, dr. B. Wirastari, SpA, IBCLC dan saya sendiri sebagai perwakilan dari AIMI.</p>
<p>Senang sekali rasanya berkesempatan untuk bertatap muka langsung dengan beberapa “petinggi” di ABA untuk mengenalkan AIMI. Respon dari mereka sangat positif. AIMI mengingatkan mereka pada ABA pada tahun 1964, saat didirikan oleh beberapa orang saja dan saat ini sudah menjadi organisasi skala nasional yang besar. Mereka optimis AIMI akan menjadi sebesar ABA karena apa yang dilakukan AIMI adalah hal yang mulia dan didukung oleh orang banyak. Amiiin ☺</p>
<p>Sebelum konferensi dimulai pada tanggal 20 Oktober 2011, saya mengikuti workshop Pra-konferensi yang diselenggarakan pada tanggal 19 Oktober 2011 di National Gallery of Australia, Canberra. Dari ketiga pilihan workshop:</p>
<p>a.	Baby Friendly Initiatives<br />
b.	Communication Skills to Support Breastfeeding<br />
c.	Breastfeeding Essentials for Medical Practitioners</p>
<p>Saya memilih workshop yang kedua. Workshop “<em>Communication Skills to Support Breastfeeding</em>” dibawakan oleh Janet Sullivan (Cert IV Breastfeeding Education (counseling &#038; community), Cert IV Training &#038; Assessment, Diploma of Training &#038; Assessment) dan Janette Timmermans (IBCLC, Cert IV Breastfeeding Education, Facilitator Breastfeeding Drop-in Centre).</p>
<p><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/12/12-ABA-Conference-2-300x300.jpg" alt="" title="12-ABA-Conference-2" width="300" height="300" class="alignright size-medium wp-image-1676" />Workshop ini di selenggarakan dengan cara presentasi yang interaktif dengan role-play dan diskusi terbuka. Tujuan dari workshop ini pengkinian teknik konseling dan juga sharing pengalaman melakukan konseling antar sesama konselor menyusui. Ada beberapa hal yang menarik dari workshop ini. Misalnya, ternyata di Australia produk formula yang ada label paling tinggi tingkatannya “gold” sedangkan di Indonesia sudah “platinum”. Kalau dari artinya sih kelihatannya lebih bagus yang platinum ya. Tapi dalam hal ini hanyalah sebuah nama untuk kepentingan komersil saja, jadinya sedih deh ☹. Hal lain yang menarik yaitu, ternyata di Indonesia lebih bebas untuk dapat menyusui di tempat umum terlebih belakangan ini sudah semakin banyak fasilitas ruang menyusui di tempat-tempat umum. Sedangkan di Australia sendiri, masih susah untuk dapat menysui di tempat umum tanpa mendapat pandangan yang sinis atau tidak menyenangkan. Bahkan di tempat-tempat umum seperti restoran, ibu yang sedang menyusui akan di tegur oleh pelayan atau manager restoran dengan alasan bukan tempat yang tepat untuk menyusui. Untuk hal ini, saya sangat bersyukur Indonesia lebih baik.</p>
<p><strong>Konferensi</strong></p>
<p>Waah deg-degan banget  waktu datang ke National Convention Centre pada 20 Oktober 2011 jam 8:30 pagi. Tempatnya sangat besar dan pesertanya banyak banget. Untuk daftar ulang saja, dari abjad A sampai Z antrian panjang semua. Pemandangan yang menyenangkan terlihat dimana ada panitia yang melayani peserta konferensi dengan ramah sambil menggendong bayinya. Selain itu, pada saat Opening Plenary session, peserta berlomba mencari tenpat duduk di paling depan. Peserta yang membawa stroller mendapat kemudahan untuk dapat duduk di depan. Selama acara berlangsung pun sangat bebas bagi peserta untuk menyusui  dan duduk di bawah bersama anaknya (ada juga yang selonjoran di dekat pintu keluar). Hal-hal ini tidak mengurangi konsentrasi peserta lain untuk mendengarkan seluruh presentasi yang diberikan oleh narasumber.</p>
<p>Konferensi dibuka oleh Mrs. Jannette Philips dengan pidato “<em>Welcome to Country</em>”. Kemudian opening speech dibawakan oleh Tara Moss, mantan model Australia, penulis novel kriminal dan UNICEF Patron for Breastfeeding. </p>
<p><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/12/12-tara-moss-300x225.jpg" alt="" title="12-tara-moss" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-1679" />Opening speech Tara Moss “<em>A new Role and an old debate</em>” sangat inspiratif terutama bagi ibu baru. Tara menceritakan bagaimana dia mulai peduli tentang menyusui pada saat ia melahirkan putri pertamanya. Pada masa kehamilan, ia cemas karena akan merasa malu jika menyusui di tempat umum. Ia pun dihantui cerita-cerita “horror” mengenai menyusui. Setelah mengetahui lebih dalam tentang menyusui, ia sangat terkesima dengan kenyataan bahwa ASI bukan hanya sebagai sumber nutrisi bagi bayinya tapi juga mengandung stem cells and antibodi. Tara juga takjub bahwa menyusui adalah kegiatan yang sangat natural dan menyenangkan bagi ibu dan bayi. </p>
<p>Dalam pidatonya, Tara mengutip kalimat dari Helena Bonham Carter (aktris pemeran Belatrix di film Harry Potter): </p>
<blockquote><p>“People say, ‘you’re still breastfeeding, that’s so generous. Generous, No! It gives me boobs and it takes my thighs away! It’s sort of like natural liposuction. I’d carry on breastfeeding for the rest of my life if I could”.</p></blockquote>
<p>Peserta bertepuk tangan setelah Tara mengucapkan kalimat tersebut. Suatu kalimat yang “dibenarkan” oleh  banyak ibu-ibu yang berhasil menyusui. Pidato Tara Moss dapat dibaca di blog pribadinya <a href="http://blog.taramoss.com/">http://blog.taramoss.com</a> (<a href="http://blog.taramoss.com/index.php?itemid=679">23/10: A new role and and old debate</a>).</p>
<p>Selanjutnya presentasi dari Prof. Peter Hartmann dari Human Lactation Research Group dengan tema “<em>Developing an inclusive breastfeeding society in Australia</em>”.  Prof. Hartmann menyinggung mengenai &#8220;<em>why breast beats formula</em>&#8221; atau mengapa menyusui mengalahkan formula. Salah satu diantaranya adalah menyusui dapat meningkatkan IQ ibu. Prof. Hartmann menyebutkan hasil riset Kingsley CH and Lambert KG (2006) yang dipublikasikan dalam Journal of Scientific American 294:58-65 (the maternal brain): </p>
<blockquote><p>“Perubahan pada otak wanita yang disebabkan hormon di masa kehamilan, kelahiran dan menyusui membuat para ibu lebih berhati-hati dan penyayang. Selain itu, kemampuan belajar dan memori spasial menunjukkan peningkatan dalam jangka panjang&#8221;.</p></blockquote>
<p>Berikutnya Randa Saadeh dari WHO memberikan presentasi berjudul “<em>Breastfeeding and Child Survival: Translating Policies into Action</em>” yang dilanjutkan dengan morning tea.</p>
<p>Pada hari kedua, plenary session diisi dengan presentasi dari Dr. Suzanne Colson dari Church University, England mengenai “<em>Biological Nurturing and The Laid-Back Breastfeeding Revolution: The Research Evidence</em>”. Dr. Colson memperkenalkan sebuah revolusi terbaru dalam menyusui, yaitu posisi menyusui “<em>laid back</em>” atau bersandar yang membuat ibu lebih rileks, bayi dapat menyusu/melekat sendiri, ruang untuk bayi menyusui juga lebih luas karena perut ibu menjadi lebih panjang. Berbagai informasi mengenai <em>Biological Nurturing</em> dan <em>Laid-Back Position</em> dapat dilihat di <a href="http://www.biologicalnurturing.com/">www.biologicalnurturing.com</a>.</p>
<p>Dalam konferensi dua hari ini terdapat 24 sesi yang dapat dipilih oleh peserta. Sayangnya, peserta hanya bisa memilih 2 sesi per hari, padahal semua tema sangat menarik. Dengan penuh kebingungan mau memilih yang mana akhirnya saya memilih:</p>
<ol>
<li><strong>Breastfeeding Support in Challenging Circumstances</strong>. Dibawakan oleh 3 narasumber. Gwen Moody dari Westmead Hospital, NSW, berbicara mengenai penanganan ibu yang sakit tetapi tetap menyusui. Judy Russel dan Ms. Anita Moorhead dari Royal Women’s Hospital Melbourne, Victoria, berbicara mengenai rumah sakit yang mendukung dan yang tidak mendukung menyusui. Dan yang terakhir – dan menurut saya paling menarik &#8211; yaitu presentasi dari Dr. Lenore Goldfarb dari Goldfarb Breastfeeding Clinic, Montreal, Quebec, Kanada mengenai “Induced Lactation”, seorang ibu yang mengadopsi anak pun bisa menyusui bayinya. Pada saat sesi tanya jawab, Dr. Goldfarb menegaskan bahwa tidak ada yang bisa menentukan berasa lama fase kolostrum menjadi asi matang, karena setiap ibu berbeda dan yang tahu hanya bayinya.  Jadi, proses menyusui harus dilakukan dari awal dan tidak berhenti.</li>
<li><strong>Breastfeeding Support, what mothers want and what works</strong>. Dengan 3 narasumber dari ABA breastfeeding help-line yaitu Ruth Berkowitz, Debbie Yates dan Nerida May, sebagai Managers ABA Breastfeeding Help-line. Ruth Berkowitz menerangkan bagaimana tipe-tipe penelepon selama 20 tahun dan bagaimana konselor menyusui menanganinya. Debbie Yates dan Nerida May menjelaskan mengenai hotline menyusui 24 jam dengan nomor telepon 1800-mum-2-mum. Hotline ini sebagian disponsori oleh pemerintah dan perusahaan telekomunikasi sehingga dapat berkembang hingga jangkauan nasional dan sistematis. Profil penelepon terbanyak yaitu ibu (98%), dengan 1 anak (69%), berumur 34-42 tahun (42%) dan tinggal di kota (76%). Pertanyaan–pertanyaan yang sering ditanyakan antara lain permasalahan puting dan payudara (24,4%), meyakinkan ibu (18,7%), posisi dan pelekatan (10%), khawatir ASI sedikit (19,4%), memerah dan menyimpan asi (15%) dan lamanya menyusui (11%). Yang menarik, pertanyaan-pertanyaan tersebut juga merupakan pertanyaan yang umum ditanyakan dalam konseling melalui telepon ke AIMI. Jadi setidaknya di dua negara (Indonesia dan Australia) permasalahan ibu menyusui sama dan solusi yang ditawarkan pun sama.</li>
<li><strong>Evidence Based Management of Three Breastfeeding Issues</strong>. Tiga masalah dalam menyusui yang dibahas disini salah satunya All Burns is not Thrush oleh Dr. Moira McCaul dari Adeleide Health Care. Catatan penting dari presentasi ini adalah perlunya pengamatan lebih jauh jika menemukan permasalahan dengan puting, akan tetapi umumnya disebabkan oleh pelekatan yang kurang tepat. Pelekatan yang kurang tepat bisa juga disebabkan bayi memiliki tongue tie. Presentasi kedua dibawakan oleh Lynette Slatter dari Royal Women’s Hospital, Melbourne mengenai Tongue Tie, Score Low-Score High, Way to Go? Topik yang paling menarik karena sedang menjadi perdebatan di kalangan medis juga umum, teruatama dalam hal menyikapi tongue tie/ankyloglossia atau tali lidah pendek. Dikutip dari buku “Tongue Tie and Breastfeeding: a review of the literature” (J. Edmunds, S. Miles and P. Fulbrook, 2001):</li>
<ul>
<li>Tongue tie secara negatif mempengaruhi proses menyusui, </li>
<li>Jika tidak ada pengaruh terhadap proses menyusui, maka tidak perlu dilakukan tindakan apapun, </li>
<li>Bukti menunjukkan bahwa jika tongue tie mempengaruhi proses menyusui, maka frenotomi dapat membantu dan merupakan prosedur yang sederhana, aman dan efektif,</li>
<li>Bukti kurangnya konsensus mengenai manajemen tongue tie dengan beberapa tenaga medis tidak mendukung intervensi bedah,</li>
<li>Adalah penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keefektifan dan keamanan frenotomi </li>
</ul>
<p>Selanjutnya adalah presentasi dari Carole Dobrich dari Goldfarb Breastfeeding Clinic, Canada, mengenai <em>Breasfeeding Mothers and Open Nipple Wounds, Standard Care vs Novel Treatment</em>, yang lagi-lagi menyinggung mengenai salah satu penyebab utama dari puting luka adalah karena pelekatan yang kurang tepat.</p>
<li><strong>Removing Barriers to Breastfeeding</strong>. Diambil dari The Victorian Breastfeeding Project serta presentasi mengenai peranan ayah dalam mendukung menyusui di kebudayaan yang berbeda (Australia, Jepang, China, Vietnam, Malaysia dan kepulauan Maldives). Menurut penelitian, dukungan ayah terhadap proses menyusui masih sangat kurang terutama di kalangan muda. Padahal peranan ayah sangat penting dalam menentukan keberhasilan menyusui. Dukungan suami adalah dukungan yang paling besar dampaknya. Untuk itu, sangat diperlukan sosialisasi peranan penting seorang ayah mendukung istrinya menyusui.</li>
</ol>
<p>Konferensi ditutup dengan diskusi panel bersama seluruh narasumber, mengenai dukungan untuk ibu menyusui.</p>
<p>Diluar ruang konferensi, terdapat beberapa booth dari sponsor, ABA, Lactation Resource Centre, Mothers Direct, IBCLE (International Board of Lactation Consultant Examiners). Juga terdapat presentasi poster dari beberapa negara.</p>
<p><strong>Konselor Menyusui, Sahabat Ibu Menyusui</strong></p>
<p><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/12/12-ABA-Conference-3-300x300.jpg" alt="" title="12-ABA-Conference-3" width="300" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-1677" />Pengalaman ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Kesempatan yang sangat jarang dimana saya dapat bertemu dan mendengar langsung berbagai informasi dari para pakar laktasi. </p>
<p>Belum lagi kesempatan bertukar cerita dan pengalaman dengan para konselor menyusui dan sukarelawan ABA.  AIMI yang umurnya belum sampai 5 tahun dapat belajar banyak dari pengalaman mereka yang sudah terjun langsung mendampingi dan mendukung ibu menyusui dengan <em>peer-to-peer support</em> selama hampir 50 tahun.</p>
<p>Dari semua teori dan hasil penelitian yang telah dipaparkan, yang terpenting bagi seorang konselor menyusui adalah menjadi sahabat bagi ibu menyusui, yang mendukung dan memberikan informasi yang relevan. Peranan peer-group, antara sesama ibu juga sangat dirasakan manfaatnya. Para ibu menyusui dalam kelompoknya dapat saling menguatkan dan mendukung karena berada pada satu level yang sama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2011/12/australian-breastfeeding-association-aba-international-conference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASI: Cairan Ajaib Yang Selamatkan Bayiku</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 00:58:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lia Muzdalifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[ASI Eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[bayi prematur]]></category>
		<category><![CDATA[features]]></category>
		<category><![CDATA[Kuning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1628</guid>
		<description><![CDATA[Bahagia rasanya saat mengetahui kehamilan pertama yang ternyata kembar identik. Tapi manusia boleh berencana, Tuhan tetaplah Maha Penentu. Salah satu bayi kembarnya meninggal di dalam kandungan dan harus dilahirkan. Kembarannya yang selamat, lahir prematur. Bagaimana perjuangan ibu Lia? Yuk kita simak penuturannya ke AIMI beberapa waktu lalu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika mengetahui bahwa aku hamil kembar identik (satu kantung kehamilan), rasanya aku bahagia sekali. Aku akan dikarunia dua bayi sekaligus! Setiap bulan aku rutin memeriksakan kandungan ke dokter, untuk memastikan kedua bayiku tumbuh sehat di dalam rahimku. Kedua bayi tampak sangat sehat menurut dokterku, hingga kontrol terakhir pada usia kandungan 6 bulan.</p>
<p><strong>Ternyata Tuhan berkehendak lain</strong></p>
<p>Pada usia kandungan sekitar 6,5 bulan, keluar cairan bening yang banyak sekali dari vagina. Aku hubungi dokter dan beliau bilang tidak apa-apa, kemungkinan hanya akibat peregangan. Namun aku kemudian merasa kesakitan dan ada flek berupa darah segar. Pada hari Senin, 28 Maret 2011, dari kantor, aku segera dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa, sesuai arahan dokter kandungan.</p>
<p>Ternyata menurut hasil USG, salah satu bayiku sudah meninggal. Rasa sedih tak terkira kurasakan waktu itu.</p>
<p>Setelah berkonsultasi dengan dokter, kami sepakat untuk menahan kelahiran bayi yg selamat setidaknya hingga berat badannya cukup dan usia kandungan lewat 7 bulan. Tapi ternyata badanku sudah tidak sanggup menahan kontraksi-kontraksi yang terjadi. Ternyata sudah ada pembukaan 3 cm yang terhalang dengan semacam balon.</p>
<p>Pada hari ke-3 aku dipindahkan ke RS yang lebih besar karena aku semakin kesakitan, demam, kontraksi terus menerus, dan HB turun terus. Kondisiku semakin melemah ditambah lagi harus menahan semua obat-obatan yang <div id="attachment_1636" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1101-Alhamdulillah1-abel-300x225.jpg" alt="" title="1101-Alhamdulillah(1)-abel" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-1636" /><p class="wp-caption-text">Annabelle sesaat setelah lahir</p></div>masuk (termasuk penahan kontraksi yang akhirnya membuat jantungku tidak kuat). Di RS ini aku bertahan hingga hampir 2 minggu. Namun kondisiku terus melemah sehingga keluarga memutuskan agar aku segera melahirkan bayiku.</p>
<p>Hari Jum&#8217;at, 8 April 2011 aku menjalani operasi caesar dan melahirkan bayi kembarku. Annabelle (Abelle) selamat dengan berat badan 934 gram. Sedangkan Isabelle meninggal dan dimakamkan esok harinya oleh suami dan ibuku serta keluarga besarku.</p>
<p><strong>ASI untuk hidup bayiku</strong></p>
<p>Saat dirawat pasca melahirkan, para perawat bertanya apakah ASI sudah keluar. Dalam suasana duka yang terasa berat, aku kebingungan. Perawat mencoba memencet dan memijat payudaraku, tidak ada ASI yang keluar hingga beberapa hari. Sempat terpikir untuk menghubungi AIMI untuk meminta bantuan, tapi waktu itu rasanya aku tidak punya tenaga untuk berpikir. Padahal aku baru saja menjadi anggota AIMI dan menerima paket member saat dirawat di RS.</p>
<p>Aku baru bisa menemui Abelle pada hari ke-3, di ruang NICU. Dia begitu mungil dan kelihatan tidak berdaya. Banyak yang dialami Abelle, mulai dari kuning, menjalani cuci darah, nyaris menjalani operasi penutupan saluran jantung dan lain-lain. Syukurlah beberapa teman kantorku bersedia menjadi donor darah buat Abelle. Sementara ASI ku <div id="attachment_1637" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1102-beberapa-hari-setelah-lahit-seusai-disinar-lengan-abelle-hanya-se-jari-ayah-300x225.jpg" alt="" title="1102-beberapa-hari-setelah-lahit,-seusai-disinar-(lengan-abelle-hanya-se-jari-ayah)" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-1637" /><p class="wp-caption-text">Beberapa hari setelah lahir, seusai disinar. Lengan Abelle hanya sejari ayah.</p></div>belum keluar, Abelle diberikan cairan NaCl (kalau tidak salah) melalui tali pusarnya yang disambung dengan semacam selang kecil seolah-olah tali pusar masih tersambung dengan ibu.  </p>
<p>Aku berniat tidak membiarkan Abelle diberi formula. Aku bertekad bagaimanapun caranya, ASI ku harus keluar! Hanya ASI yang baik untuk perkembangan berat badan dan kesehatannya. Semua dokter dan perawat mengatakan bahwa ASI penting sekali untuk perkembangan bayi prematur.</p>
<p>Mendengar penjelasan dokter dan perawat, aku makin stress karena ASI masih belum keluar. Tapi aku terus berusaha. Memijat, mengompres terus aku lakukan walau belum kelihatan hasilnya. Semua teman dan keluarga selalu memberi dukungan, khususnya Mamaku dan suamiku.</p>
<p>Akhirnya suatu hari keluar sedikit cairan bening seperti susu.  Subhanallah. Aku meneteskan air mata saat itu. ASI hanya keluar setetes demi setetes, namun aku terus berusaha. Dalam waktu 2-3 jam aku berhasil mendapatkan 5-6 ml ASI. Walau sedikit, aku merasa sangat bahagia dan langsung aku antar untuk Abelle di ruang NICU.  Keesokan harinya aku pompa lagi dan dalam 2 jam dapat 10 ml. Aku makin semangat.</p>
<p>Hari demi hari aku jalani dengan niat dan semangat. ASI-ku harus ada untuk asupan bayiku yang sangat membutuhkannya. Alhamdulillah, hari demi hari ASI terus bertambah. Dari 2 jam 10 ml, menjadi 20 ml, 30ml. Dari 2 jam menjadi 1 jam. Sekarang aku bisa memompa 100-250 ml dalam 15 – 20 menit. Subhanallah. </p>
<p>Saat itulah aku percaya, jika kita terus berusaha, pasti akan berhasil, dalam keadaan apapun. Ternyata benar kata orang, setiap wanita pasti bisa menyusui, termasuk aku. Melahirkan bayi prematur, dalam keadaan sakit. Dengan semangat dan niat, akhirnya berhasil juga memproduksi ASI yang cukup. </p>
<p>Abelle akhirnya bisa pulang ke rumah pada 3 Juni 2011 di usia hampir 2 bulan dengan BB 1,770 kg.</p>
<p><strong>Menikmati perjuangan</strong></p>
<div id="attachment_1653" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1118-persiapan-pulang-ke-rumah-3-Juni-2011-1770kg-300x225.jpg" alt="" title="1118-persiapan-pulang-ke-rumah-(3-Juni-2011)-1,770kg" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-1653" /><p class="wp-caption-text">3 Juni 2011 - Persiapan pulang ke rumah (BB: 1770 gr)</p></div>Alhamdulillah hingga kini Abelle hanya minum ASI dari aku saja. Selama 3 hari pertama ia dipuasakan, dan hanya dengan cairan NaCl melalui tali pusar hingga aku dapat menyetor ASI kepada Abelle.</p>
<p>Sekarang Abelle sudah menginjak usia 7 bulan sejak usia kelahirannya dan masih full ASI. Berat badannya sudah lebih dari 5 kg! Abelle belum diberikan MPASI, karena dokter menyarankan untuk menunda MPASI dulu.</p>
<p>Aku sadar perjuanganku tidak berhenti sampai disini. Setelah cuti dari pekerjaan selama 6 bulan lamanya, aku kembali bekerja sebulan yang lalu. Rasa khawatir sempat menyerang, pikiran dipenuhi akan cukup atau tidak ASI-ku untuk Abelle serta bagaimana manajemen ASIP di hari-hari yang sangat sibuk.</p>
<p>Aku menyampaikan pada rekan kerja dan atasan bahwa pada jam kerja aku akan meminta izin untuk memompa ASI. Syukurlah mereka bisa mengerti. Sekarang tugasku adalah semangat dan rajin memompa!</p>
<p>Walau kadang-kadang jumlah ASIP yang diminum Abelle lebih banyak daripada yang aku perah, namun Alhamdulillah hingga hari ini ASIP untuk Abelle cukup dan ready stock hehehe. Namun, aku selalu susui Abelle langsung jika aku di rumah.  Sempat mesin pompa rusak, masya Allah paniknya setengah mati, karena sudah sangat cocok dengan produk tersebut. Akhirnya aku mulai belajar memerah dengan tangan, Subhanallah ternyata mudah!</p>
<p><strong>Menyusui itu berkah</strong></p>
<p><div id="attachment_1658" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1123-Annabelle-today-300x225.jpg" alt="" title="1123-Annabelle-today" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-1658" /><p class="wp-caption-text">Annabelle sekarang</p></div>Untuk para ibu dan calon ibu, semangat terus yaaa. Never give up! Give the best for your baby(ies). Anak adalah berkah dan amanat dari Tuhan yang tak ternilai. ASI lah yang terbaik untuk anak kita.</p>
<p>Merasa sedih, ketakutan hingga menangis, berkali-kali aku alami tapi aku berusaha untuk kembali <em>positive thinking</em>. Suami terus mendukung dan menyemangatiku. Sekarang aku percaya bahwa setiap Ibu pasti bisa menyusui. </p>
<p>Mohon doa agar anakku Annabelle Maleeka Victoria Putransyah selalu disehatkan dan disempurnakan tumbuh kembangnya. Semoga aku bisa lanjuuuutt menyusuinya sampai semaksimal yang aku mampu. Aamiin.</p>
<p>PS. Terimakasih Ayah Alfa yang sudah sangat baik dan sangat supportive selama ini, Ibu tidak bisa lakukan ini semua tanpa dukungan Ayah&#8230; (hiks hiks terharu lagi)&#8230;</p>
<p><small>*) seperti diceritakan oleh Lia Muzdalifah kepada AIMI</small></p>
<p>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1101-alhamdulillah1-abel/' title='1101-Alhamdulillah(1)-abel'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1101-Alhamdulillah1-abel-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Annabelle sesaat setelah lahir" title="1101-Alhamdulillah(1)-abel" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1102-beberapa-hari-setelah-lahit-seusai-disinar-lengan-abelle-hanya-se-jari-ayah/' title='1102-beberapa-hari-setelah-lahit,-seusai-disinar-(lengan-abelle-hanya-se-jari-ayah)'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1102-beberapa-hari-setelah-lahit-seusai-disinar-lengan-abelle-hanya-se-jari-ayah-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Beberapa hari setelah lahir, seusai disinar. Lengan Abelle hanya sejari ayah." title="1102-beberapa-hari-setelah-lahit,-seusai-disinar-(lengan-abelle-hanya-se-jari-ayah)" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1103-217526_10150323231537419_611922418_10012584_1608507_n/' title='1103-217526_10150323231537419_611922418_10012584_1608507_n'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1103-217526_10150323231537419_611922418_10012584_1608507_n-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1103-217526_10150323231537419_611922418_10012584_1608507_n" title="1103-217526_10150323231537419_611922418_10012584_1608507_n" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1104-283405_10150323231232419_611922418_10012582_4182591_n/' title='1104-283405_10150323231232419_611922418_10012582_4182591_n'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1104-283405_10150323231232419_611922418_10012582_4182591_n-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1104-283405_10150323231232419_611922418_10012582_4182591_n" title="1104-283405_10150323231232419_611922418_10012582_4182591_n" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/attachment/1105/' title='1105'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1105-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1105" title="1105" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1106-abelborn1/' title='1106-abelborn1'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1106-abelborn1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1106-abelborn1" title="1106-abelborn1" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1107-cuci-darah-ke-2/' title='1107-Cuci-darah-ke-2'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1107-Cuci-darah-ke-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Cuci darah ke-2" title="1107-Cuci-darah-ke-2" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1108-img01764-20110425-1122/' title='1108-IMG01764-20110425-1122'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1108-IMG01764-20110425-1122-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1108-IMG01764-20110425-1122" title="1108-IMG01764-20110425-1122" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1109-img01864-20110426-1135/' title='1109-IMG01864-20110426-1135'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1109-IMG01864-20110426-1135-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1109-IMG01864-20110426-1135" title="1109-IMG01864-20110426-1135" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1110-img01898-20110427-1124/' title='1110-IMG01898-20110427-1124'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1110-IMG01898-20110427-1124-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1110-IMG01898-20110427-1124" title="1110-IMG01898-20110427-1124" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1111-img01916-20110427-1139/' title='1111-IMG01916-20110427-1139'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1111-IMG01916-20110427-1139-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1111-IMG01916-20110427-1139" title="1111-IMG01916-20110427-1139" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1112-img01999-20110428-1221/' title='1112-IMG01999-20110428-1221'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1112-IMG01999-20110428-1221-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1112-IMG01999-20110428-1221" title="1112-IMG01999-20110428-1221" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1113-alhamdulillah-alat-bantu-nafas-sudah-bisa-di-lepas/' title='1113-Alhamdulillah-alat-bantu-nafas-sudah-bisa-di-lepas'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1113-Alhamdulillah-alat-bantu-nafas-sudah-bisa-di-lepas-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Alhamdulillah, alat bantu napas sudah bisa dilepas" title="1113-Alhamdulillah-alat-bantu-nafas-sudah-bisa-di-lepas" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1114-img02295-20110511-1744/' title='1114-IMG02295-20110511-1744'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1114-IMG02295-20110511-1744-150x150.png" class="attachment-thumbnail" alt="1114-IMG02295-20110511-1744" title="1114-IMG02295-20110511-1744" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1115-belajar-adaptasi-suhu-ruangan/' title='1115-belajar-adaptasi-suhu-ruangan'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1115-belajar-adaptasi-suhu-ruangan-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Belajar adaptasi suhu ruangan" title="1115-belajar-adaptasi-suhu-ruangan" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1116-kangaroo-mother-care/' title='1116-kangaroo-mother-care'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1116-kangaroo-mother-care-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Kangoroo Mother Care (KMC)" title="1116-kangaroo-mother-care" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1117-proses-kangaroo-mother-care/' title='1117-proses-Kangaroo-mother-care'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1117-proses-Kangaroo-mother-care-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Proses KMC" title="1117-proses-Kangaroo-mother-care" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1118-persiapan-pulang-ke-rumah-3-juni-2011-1770kg/' title='1118-persiapan-pulang-ke-rumah-(3-Juni-2011)-1,770kg'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1118-persiapan-pulang-ke-rumah-3-Juni-2011-1770kg-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="3 Juni 2011 - Persiapan pulang ke rumah (BB: 1770 gr)" title="1118-persiapan-pulang-ke-rumah-(3-Juni-2011)-1,770kg" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1119-persiapan-pulang-ke-rumah-1770kg/' title='1119-Persiapan-pulang-ke-rumah-1,770kg'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1119-Persiapan-pulang-ke-rumah-1770kg-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Persiapan  pulang ke rumah" title="1119-Persiapan-pulang-ke-rumah-1,770kg" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1120-21kg/' title='1120-2,1kg'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1120-21kg-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="2,1 kg" title="1120-2,1kg" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1121-img_0404/' title='1121-IMG_0404'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1121-IMG_0404-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1121-IMG_0404" title="1121-IMG_0404" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1122-3kg/' title='1122-3kg'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1122-3kg-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="3 kg..!!!" title="1122-3kg" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1123-annabelle-today/' title='1123-Annabelle-today'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1123-Annabelle-today-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Annabelle sekarang" title="1123-Annabelle-today" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1124-annabelle-today-2/' title='1124-Annabelle-today-2'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1124-Annabelle-today-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Annabelle sekarang" title="1124-Annabelle-today-2" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1125-annabelle-today-3/' title='1125-Annabelle-today-3'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1125-Annabelle-today-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Annabelle sekarang" title="1125-Annabelle-today-3" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1126-annabelle-today-4/' title='1126-Annabelle-today-4'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1126-Annabelle-today-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Annabelle sekarang" title="1126-Annabelle-today-4" /></a>
<a href='http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/1127-annabelle-today-5/' title='1127-Annabelle-today-5'><img width="150" height="150" src="http://aimi-asi.org/wp/wp-content/uploads/2011/11/1127-Annabelle-today-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Annabelle sekarang" title="1127-Annabelle-today-5" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2011/11/asi-cairan-ajaib-yang-selamatkan-bayiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>114</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peresmian AIMI Cab. Sumatera Utara</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2011/11/peresmian-aimi-cab-sumatera-utara/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2011/11/peresmian-aimi-cab-sumatera-utara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 01:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peresmian AIMI]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1620</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya AIMI akan mempunyai perwakilan di pulau Sumatera, di kota Medan tepatnya. Ayo hadiri peresmiannya yang akan dihadiri oleh ketua umum AIMI, Mia Sutanto &#038; ketua Sentra Laktasi Indonesia, dr. Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC. Berikut detil lengkapnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Apa sih sebenarnya ASI itu?</li>
<li>Seberapa penting dan hebatnya ASI untuk anak2 kita?</li>
<li>Mau tau tentang ASI dan seluk beluknya?</li>
</ul>
<p>Yuuukk, ikut Talk Show mengenai manfaat ASI dan pentingnya IMD yang diselenggarakan dalam rangka peresmian Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)  Cabang Sumut yang akan diadakan :</p>
<p><strong>Tanggal</strong>: 20 November 2011<br />
<strong>Jam</strong>: 09.00 wib &#8211; 13.00 wib</p>
<p><strong>Tempat</strong><br />
Deli Room Lt 2<br />
Hotel Danau Toba<br />
Jl. Imam Bonjol Medan</p>
<p><strong>Acara</strong>:</p>
<ol>
<li>Peresmian AIMI Cabang Sumut</li>
<li>Talk show dengan dr. HJ. Utami Roesli, SpA., MBA., IBCLC dan Ketua Umum AIMI Pusat Mia Sutanto</li>
<li>Menyusui serentak 100 ibu.</li>
</ol>
<p>Ada doorprize, bazar n arena tempat bermain anak juga lho</p>
<p><strong>InvestASI</strong> (Seminar kit + goodie bag + sertifikat + makan siang):</p>
<ul>
<li>early bird Rp.150.000/person, couple Rp. 250.000</li>
<li>on site  Rp.175.000/person, couple Rp. 300.000</li>
</ul>
<p><strong>Info</strong> (sms only) : </p>
<ul>
<li>Rahmi Karolina &#8211; 085830300182</li>
<li>Mona &#8211; 081370796121</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2011/11/peresmian-aimi-cab-sumatera-utara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AIMI di IMBEX 2011</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2011/11/aimi-di-imbex-2011/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2011/11/aimi-di-imbex-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 00:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[2011]]></category>
		<category><![CDATA[IMBEX]]></category>
		<category><![CDATA[Mother and Baby Expo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1622</guid>
		<description><![CDATA[AIMI akan ada di Indonesia Maternity, Baby &#038; Kids Expo (IMBEX) tgl 11 &#8211; 13 November 2011 di JCC, Jakarta. Ketua AIMI akan memberikan kata sambutan lho saat opening-nya nanti dan tentu akan ada stand AIMI, kali ini 2 stand sekaligus buat AIMI, di #13 dan #18B. AIMI akan mengadakan mini kelas edukasi, konseling dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AIMI akan ada di Indonesia Maternity, Baby &#038; Kids Expo (IMBEX) tgl 11 &#8211; 13 November 2011 di JCC, Jakarta.</p>
<p>Ketua AIMI akan memberikan kata sambutan lho saat opening-nya nanti dan tentu akan ada stand AIMI, kali ini 2 stand sekaligus buat AIMI, di #13 dan #18B.</p>
<p>AIMI akan mengadakan mini kelas edukasi, konseling dan tidak ketinggalan belanjAIMI dimana semua bisa belanja keperluan menyusui dan buku-buku menarik juga tentunya.</p>
<p>Jangan sampai ketinggalan ya. Sampai bertemu!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2011/11/aimi-di-imbex-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siaran Pers: Jawaban AIMI Atas Pemberitaan detik.com pada Jumat, 07/10/2011 17:50 WIB</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2011/10/siaran-pers-jawaban-aimi-atas-pemberitaan-detik-com-pada-jumat-07102011-1750-wib/</link>
		<comments>http://aimi-asi.org/2011/10/siaran-pers-jawaban-aimi-atas-pemberitaan-detik-com-pada-jumat-07102011-1750-wib/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 02:02:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>webmaster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=1610</guid>
		<description><![CDATA[Link http://finance.detik.com/read/2011/10/07/174805/1739299/1036/pengusaha-keberatan-aturan-asi-eksklusif-6-bulan?f9911023 Menyusui bukan sekedar memberikan makan untuk bayi, tetapi juga mengalirkan cinta, memberikan yang terbaik untuk bayi dari segi intelegensia dan kesehatan lahir batin. Mendapatkan ASI, adalah HAK anak-anak kita, generasi penerus bangsa. Hal inilah yang menjadi salah satu dasar bagi para ibu bekerja, untuk tetap bisa berjuang memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Link <a href="http://finance.detik.com/read/2011/10/07/174805/1739299/1036/pengusaha-keberatan-aturan-asi-eksklusif-6-bulan?f9911023">http://finance.detik.com/read/2011/10/07/174805/1739299/1036/pengusaha-keberatan-aturan-asi-eksklusif-6-bulan?f9911023</a></p>
<p>Menyusui bukan sekedar memberikan makan untuk bayi, tetapi juga mengalirkan cinta, memberikan yang terbaik untuk bayi dari segi intelegensia dan kesehatan lahir batin. Mendapatkan ASI, adalah HAK anak-anak kita, generasi penerus bangsa. Hal inilah yang menjadi salah satu dasar bagi para ibu bekerja, untuk tetap bisa berjuang memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.</p>
<p>Adanya kewajiban menyusui secara eksklusif selama 6 bulan hendaknya tidak dijadikan landasan kekhawatiran para pengusaha terhadap proses bisnis, melainkan dianggap sebagai salah satu iklim yang kondusif bagi ibu bekerja untuk dapat berkarir sekaligus memberikan nutrisi terbaik bagi anaknya.</p>
<p>Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait ASI merupakan peraturan pelaksana yang diamanatkan oleh Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, di Pasal 128 ayat (2) jelas disebutkan bahwa selama melaksanakan ASI eksklusif, seluruh komponen masyarakat harus mendukung dengan memberikan fasilitas khusus, RPP ini menjabarkan lebih lanjut fasilitas khusus tersebut yaitu salah satunya ruang menyusui di tempat kerja.  </p>
<p>Hak ibu untuk terus menyusui bayinya walaupun kembali kerja juga sudah lama diatur dalam berbagai perundangan di Indonesia, yang sangat jelas mengatur ada di Pasal 83 Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, jadi sangatlah tidak relevan jika pengusaha baru sekarang tidak menyetujui kalau ibu menyusui dapat melaksanakan haknya memerah asi di kantor, dengan menyediakan ruang laktasi.</p>
<p>AIMI pun sangat menyayangkan statement dari APINDO yang menyatakan bahwa menyediakan ruang laktasi akan mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Memberikan ASI bukan hanya bermanfaat bagi karyawan perempuan yang bersangkutan saja, namun juga untuk perusahaan.</p>
<p>Bagi perusahaan, jika ibu memberi ASI pada anaknya akan menghemat pengeluaran untuk pengobatan/asuransi kesehatan, karena bayi yang diberi ASI eksklusif terbukti lebih jarang sakit dan dirawat di rumah sakit dibanding  bayi yang diberi susu formula. </p>
<p>Hasil Riset Cohen R, et. al, Am. J. Health Promotion (1995; 10:148-53) dalam &#8220;<em>Comparison of maternal absenteeism and infant illness rates among breast feeding and formula-feeding women in 2 corporations</em>&#8221; menyatakan bahwa 28% bayi dalam penelitian ini tidak pernah sakit selama periode penelitian. Dari 28% itu, 86% adalah bayi yang mendapat ASI, 14% adalah bayi yang mendapat  formula. </p>
<p>Dari kelompok bayi yg pernah mengalami sakit, ada 40 kejadian yg menyebabkan ibu tidak masuk kerja (dari total 73 bayi sakit). Absensi ibu tidak menyusui yang tidak masuk kerja karena bayi sakit 2 kali lipat lebih banyak dibanding ibu menyusui, yaitu 26% ibu tidak menyusui dan 11% ibu menyusui.</p>
<p>Pemberian ASI eksklusif turut berkontribusi dalam menghemat devisa negara, mengurangi impor formula dan peralatan lain untuk persiapan atau penyajiannya. Bayi yang sehat adalah cikal bakal Negara yang kuat. ASI eksklusif pun turut andil dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak. </p>
<p>Dalam hal cinta lingkungan, pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi limbah pengolahan susu formula dan limbah kemasannya. ASI adalah sumber daya yang terus menerus diproduksi dan dapat diperbaharui, tanpa biaya produksi.</p>
<p>Bayangkan jika anak para karyawan perempuan ini selalu sehat berkat ASI. Hal ini akan mengurangi kemungkinan karyawan perempuan tidak masuk kerja karena alasan sakit. Jika anaknya sehat, ibu bekerja lebih produktif karena dikantor pun tidak perlu dalam keadaan stress sambil memikirkan kondisi anak dirumah.</p>
<p>Lebih jauh, imbasnya pun dapat dirasakan terhadap klaim &#8220;sakit&#8221; karyawan dan keluarganya, jika anak sehat, keluarga sehat, tentunya karyawan dapat dengan tenang bekerja tanpa dibebani pikiran-pikiran urusan anak sakit dan sebagainya.</p>
<p>Kekhawatiran APINDO bahwa hal ini bisa menimbulkan pengaturan baru soal cuti melahirkan juga terlalu jauh.  Cuti melahirkan diatur berdasarkan UU No. 13/2003, jika hendak diubah harus dengan peraturan yang setingkat juga yaitu UU, tidak mungkin diatur di PP apalagi Perda dan aturan-aturan di bawah UU.</p>
<p>Pemerintah tentunya akan mengatur lebih jauh tentang pengadaan ruang laktasi dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan. Jika perusahaan bisa menyediakan fasilitas yang lengkap seperti kulkas, dispenser, wastafel dan tak ketinggalan waktu yang dibutuhkan untuk memerah ASI, tentunya ini akan sangat kami apresiasi. Kalaupun tidak bisa menyediakan fasilitas yang lengkap, cukuplah berikan ruangan yang bersih dan private, minimal dapat dikunci dari dalam. Paling tidak, tidak ada lagi ibu bekerja yang harus memerah ASI di dalam toilet yang masih banyak dilakukan oleh para karyawati saat ini.</p>
<p>*****<br />
<strong>Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)</strong><br />
Graha MDS lt1. Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati Blok B1/34<br />
Jl. RS Fatmawati no 39. Jakarta 12150<br />
Telp: 021-72787243<br />
Fax: 021-72790165<br />
Email: kontak@aimi-asi.org<br />
www.aimi-asi.org </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aimi-asi.org/2011/10/siaran-pers-jawaban-aimi-atas-pemberitaan-detik-com-pada-jumat-07102011-1750-wib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

