Search

Kami ada di

Sponsor Utama Breastfeeding Fair 2012

Peraturan Seputar ASI

Banyak ibu yang menanyakan tentang peraturan yang mendukung pemberian ASI Eksklusif. Sekarang peraturan-peraturan tersebut dapat Anda unduh dari website ini. Silahkan lihat disini.

Count per Day

    • 139Artikel dibaca hari ini:
    • 4674Artikel dibaca per bulan:
    • 382286Jumlah pengunjung:
    • 98Pengunjung hari ini:
    • 3264Pengunjung per bulan:
    • 230Pengunjung per hari:

Polls

    Menurut Anda, berikut ini salah satu hal yang dapat mengurangi produksi ASI adalah

    • Kurang mengkonsumsi sayuran hijau (51%, 90 Votes)
    • Sering menyusui dan memerah di malam hari (0%, 0 Votes)
    • Membiarkan bayi menyusu sesukanya (3%, 6 Votes)
    • Memerah hanya saat payudara terasa penuh dan bengkak (40%, 70 Votes)
    • Sering memerah dengan pompa (6%, 9 Votes)

    Total Voters: 175

    Loading ... Loading ...

Beriklan di AIMI

AIMI membuka peluang untuk memasang iklan di website ini seperti contoh di bawah. Besar banner adalah 125 x 125 px.

Untuk syarat & ketentuan beserta detilnya, silahkan hubungi bagian iklan AIMI di iklan[at]aimi-asi.org

Disclaimer

Semua tulisan yang terdapat dalam website ini hanyalah ditujukan untuk tujuan pendidikan, walaupun kami sedapat mungkin menyediakan informasi yang akurat dan terkini. Kecuali dicantumkan sebaliknya, semua artikel yang terdapat dalam website ini tidak ditulis oleh dokter atau tenaga medis profesional lainnya.

Apabila ada pertanyaan tentang kesehatan anda maupun anak anda, konsultasikan pada dokter anda tentang kelayakan atas setiap opini dan rekomendasi yang berhubungan dengan situasi pribadi kesehatan anda.

Petisi Breastfeeding Movement


Sukses Meyusui dengan Puting Datar? Kenapa Tidak?!

Banyak yang ketika hamil dan mempunyai payudara dengan puting datar sudah membayangkan tidak akan bisa menyusui atau pasti bayi akan susah menyusui ataupun berbagai alasan.

Puting Datar / Rata

Seringkali kita mendengar bahwa ibu A tidak sukses memberikan ASI eksklusif pada bayinya karena putingnya rata/data, sehingga bayinya tidak dapat menghisap puting. Lalu ada lagi ibu B yang terpaksa menggunakan ‘penyambung puting’ supaya bisa menyusui bayinya. Tapi alih-alih berhasil, ibu B malah tidak merasa nyaman pada payudara/putingnya.

Lalu, apa sih yang disebut dengan puting datar itu? Dan bagaimana solusi bagi para ibu yang memiliki puting datar/rata/terbenam ini agar dapat memberikan ASI eksklusif pada bayinya?

Sebenarnya apapun bentuk puting yang ibu miliki, bukan menjadi kendala bahwa ibu tidak bisa menyusui bayinya. payudara dengan bentuk puting apapun tetap bisa untuk menyusui bayinya, asal ibu mengetahui dan mau mempelajari teknik-nya.

Menurut jurnal-jurnal kesehatan dan menyusui yang ada, bentuk-bentuk puting yang umum dijumpai pada setiap ibu adalah sebagai berikut:

Lalu, puting disebut datar/rata/terbenam (flat/depressed/inverted nipple) adalah ketika dijumpai putting tersebut tidak keluar seperti rata-rata puting yang dijumpai.

ini merupakan bentuk dari normal nipple atau puting normal
ini merupakan bentuk dari flat nipple atau puting datar

Jadi flat nipple/putting datar/putting rata adalah putting yang hanya keluar sedikit dibandingkan rata-rata putting normal, dan sebenarnya bukan merupakan kendala yang berarti untuk menyusui.

Teknik Menyusui dengan Puting Datar/Rata (Flat/Depressed/Inverted Nipple)

Ketika ibu hamil menyadari, bahwa hanya sebagian kecil dari putingnya yang keluar, tenaga kesehatan menganjurkan untuk menarik-narik atau mencubit-cubit puting tersebut dengan harapan pada saat kelahiran bayinya putingnya sudah mulai timbul dan bayi dapat dengan mudah untuk menyusui. Dan biasanya pada saat trisemester akhir, ibu akan makin sering atau makin giat untuk menarik puting karena banyak yang mulai panik jika puting tidak keluar atau tidak timbul maka tidak akan dapat untuk menyusui dengan benar.

Menurut jurnal-jurnal menyusui yang ada, menarik-narik puting selama kehamilan terutama pada semester akhir dapat memicu kontraksi yang bisa menyebabkan kelahiran sebelum waktunya. Jadi tidaklah disarankan untuk menarik-narik puting pada saat kehamilan karena cukup berisiko pada kehamilan itu sendiri.

Yang perlu di perhatikan untuk payudara dengan puting datar dan terbenam adalah:

  • Selama hamil tidak perlu menarik-narik puting, menggunakan tempurung puting (breast shells), terutama pada trimester terakhir karena dapat memicu kontraksi dini (bayi dapat lahir premature).
  • Pada awal menyusui bisa sulit, tetapi posisi dan pelekatan yang benar akan sangat membantu. Untuk itu diperlukan bantuan dari konselor/konsultan laktasi untuk membantu ibu dengan teknik posisi dan pelekatan pada saat bayi menyusu.
  • Perlu diingat, bahwa bayi menyusu dari payudara (areola/bagian lingkaran hitam pada payudara) BUKAN dari puting.
  • Lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan biarkan bayi melekat sendiri pada payudara.
  • Hindari penggunaan penyambung puting (nipple shield) pada saat menyusui, karena akan menyakiti puting ibu, serta membuat bayi tidak belajar untuk melekat (latch-on) dengan benar pada payudara.
  • Coba beberapa posisi mendekap bayi. Contoh: cross-cradle dan football/clutch
  • Menegakkan puting sebelum menyusui / merangsang puting dengan menggunakan pompa payudara tangan, tabung suntik, atau menarik puting keluar akan membantu puting untuk keluar dengan maksimal.
  • Membentuk payudara, dengan menopang payudara dari bagian bawah dengan jari-jari, dan menekan bagian atas payudara dengan ibu jari. Tidak memegang payudara terlalu dekat ke putting (C hold, U hold)

Sebenarnya bentuk puting itu tidak menentukan apakah bisa atau tidak untuk menyusui, karena pelekatan yang benar pada proses menyusui adalah bukan menghisap puting tetapi memerah pabrik ASI yang terdapat disekitar areola. Yang harus diingat pada posisi pelekatan yang benar saat menyusui adalah:

  • CHIN: pastikan bahwa dagu bayi menempel pada payudara ibu
  • AREOLA: pastikan bahwa yang masuk kedalam mulut bayi adalah puting dan sebagian besar areola, bukan puting saja, danareola yang berada di bagian bawah mulut bayi lebih sedikit dibandingkan dengan areola yang berada diatas mulut bayi
  • LIPS: pastikan bahwa baik bibir atas maupun bibir bawah bayi terputar keluar (memble) dan tidak terlipat kedalam ataupun berbentuk monyong
  • MOUTH: pastikan bahwa mulut bayi terbuka lebar dan menempelkan pada payudara ibu

Dengan teknik pelekatan mulut bayi yang benar pada payudara, serta kenyamanan yang diperoleh pada saat menyusui, akan memperlancar proses menyusui itu sendiri.

Jika ibu merasa belum menemukan cara/posisi yang pas untuk menyusui bayi ibu, karena memiliki puting rata/datar, segeralah bertemu dengan konselor laktasi untuk meminta bantuan.

Happy Breastfeeding with love!

Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

31 Comments to “Sukses Meyusui dengan Puting Datar? Kenapa Tidak?!”

Saya pernah mengalami hal ini, 4 bln yg lalu stlh melahirkan, krn kurangnya edukasi n informasi jdnya puting sampai luka berat, tapi krn uda niat ksh asi excls saya tahan sakit smp nangis2 tetap ngasi asi, seiring dgn waktu krn sering nyusui & mompa akhirnya putingnya jd terbentuk..:)

Reply

saya adalah satu contoh ibu muda berputing datar yg belum berhasil menyusui dengan benar apalagi ASI eksklusif.
saya dan suami sudah berusaha semaksimal yg kami bisa mulai dr berselancar mncari info di internet, mendatangi bidan n DSA, ke RS, teman, orangtua dan buku sejak awal kehamilan.
5 hari pasca lahiran baru keluar ASInya, bayi kesusahan. kami datang ke bidan disarankan senam payudara tp tak cukup membantu. kami beli puting sambungan, alhamdulilah bisa bayinya. ASI melimpah, sy berusaha memerah dan menyimpanx di frezer sekalian persiapan nanti kalau cuti habis.
pelan2 sy biasakan tanpa sambungan n bayi mampu menghisap walau puting masih lecet. dan sy menikmati menyusui itu.
45 hari usia bayi, sy sdh masuk kerja, mulai membiasakan ASI perah yg dihangatkan di botol, awalnya mau tp jd gak mau pada akhirnya dg sebab yg sy tdk tahu sampe skrg. padahal dikantor sy selalu masih perah ASI.
lalu coba ASI disendokkan, mau minum tp tidak bertahan lama. bersamaan itu dia tidak mau menghisap puting lg. selalu ogah kalau disodorin puting. mengelak n menangis.
USia 3 bulan, karena ASI mulai susah diperah sementara bayi jg gak menyusu lagi hingga akhirnya benar2 Kering TIDAK KELUAR SAMA SEKALI.
bayiku sejak saat itu jatuh ke “pelukan” SuFor.

Reply

    Pengalaman yang anda ceritakan sama seperti pengalaman saya bunda…. sama persis…:(

    Reply

dulu waktu belum punya anak n baru ngelahirin satu puting saya datar, dan satunya lagi masuk kedalam, tapi alhamdulillah bisa asix untuk 2 anak saya, meskipun anak yang pertama sampai sakit buanget:)

Reply

Saya merupakan salah satu yang mengalami hal ini. Setelah melahirkan saya hanya IMD 15 menit krn kesakitan melahirkan normal. Kemudian saya mencoba menyusui saat hari pertama hasilnya bayi kesulitan menghisap krn puting datar. Suster berusaha membantu tapi masih nihil hingga hari kedua. Kemudian di hari ketiga setelah diajarkan breast massage asi mulai keluar tapi bayi masih kesulitan menghisap. Sempat stres berat karena suster bilang payudara sy bengkak sehingga asi harus dipompa. saya pompa dan asi saya banyak sekali. Kemudian diberikan kebayi dengan dot. Nah, karena dot ini bayi tdk mau dgn puting atau istilahnya “bingung puting”. Selama 2 minggu bayi seperti ini dan hasilnya pembengkakan payudara terus karena hanya pompa tanpa menyusui. Saya sampai harus operasi karena pembengkakan ini. Kemudian konsultasi dgn dokter dari konsoler laktasi akhirnya gak boleh pakai dot lagi. Saya terus aktif menyusui langsung dari puting yg masih datar akhirnya bisa walaupun hrs dgn tangisan bayi. Alhamdulillah belum kena sufor sampai sekarang (15 bln). Saya pun masih aktif bekerja di kantor dan memerah ASI di kantor. Semua ini karena faktor dukungan suami dan keluarga yang sgt mendukung saya untuk ASIX. Dan saya juga menjadi tempat konsultasi teman2 yang hamil dan ingin menyusui ASIX juga. Rasanya senang dan bahagia bisa berbagi…:)

Reply

Saya juga punya pengalaman yang sama, puting saya terlalu kecil, jadi ketika abim kecil dia kesusahan menyusu karena hidungnya tertutup PD saya, akhirnya dengan saran suster di rumah sakit saya pakai nipple dot dan abim berhasil menyusu dengan baik. memang sakit sekali klo menyusui pakai nipple tp apa boleh buat dari pada ga di kasih ASI.
suatu hari ketika abim 1,5 bulan saya ajak jalan2, saya lupa tidak membawa nipple akhirnya saya coba dia menyusu langsung dr puting, awalnya dia kesusahan,ASI nya tumpah ruah ke mukanya tp saya tetep coba untuk menyusui dia dan hanya butuh 15 menit abim sudah sukses minum tanpa nipple dan sejak saat itu saya jarang pakai nipple utk puting yg kiri, tp masih pakai untuk puting yang kanan karena memang lebih kecil.
tapi ketika umur 2 bulan saya coba abim mimik tanpa nipple dan sukses, tp karena saya masih takut abim ga bisa jadi saya tetap pakai lama-lama abimnya yang nolak, tetep aja diisap tapi terus dibuang, alhasil saya susuin langsung puting…alhamdulillah sekarang hampir umur 3 bln abim sdh ga pakai nipple lagi..walau rasa sakit akibat penggunaan nipple masih ada…tp gpp yang penting abimnya sehat karena minum ASI:)

Reply

Aduuuuh,masih terbayang sakitnya sampai sekarang. 5 bulan yg lalu kedua putingku lecet karena separuh puting kanan & kiri blm nongol. Akibatnya Azzam tidak bisa menyusu dg nyaman. Baru menyusu sbntr, dilepas. Berbagai cara kulakukan. Masase, menarik puting susu keluar. Tanpa hasil. Akhirnya terpaksa pake sambungan puting. Daripada gagal asix (hik, jgn sampe ah). Dengan sedikit memaksa Azzam (maafin bunda ya) untuk terus menghisap breast shield, saya sdh hampir putus asa krn asi tdk kunjung tiba diujung smbgn puting tsb & Azzam dah menjerit krn tdk dpt asinya. Bismillah, saya coba 3x, Alhamdulillah meskipun asi blm sampai ke mulut anak, tapi puting jadi nongol. Terimakasih Ya Allah! breast shield saya lepas dan saya pindah ke payudara sisi yang lain. Alhamdulillah puting nongol juga. Selanjutnya, bye bye breast shield! sampai usia anakku sakarang 5,5 bl masih asi terus, Insyaa Allah sampai 2 th.

Reply

Saya baru berhasil menyusui langsung dari nipple seminggu setelah bayi saya lahir, karena Alwi kesulitan menghisap asi dengan kondisi nipple saya yang datar. Sebelumnya saya hanya memompa dan memberikan asi dengan menggunakan sendok. Awalnya saya memerah asi dengan tangan (manual) tanpa pompa, tapi akhirnya keteteran dan terpaksa dibantu sufor. Akhirnya saya menggunakan breast pump, Alhamdulillah ASI yang dipompa cukup banyak, sehingga penggunaan sufor berkurang. Memang dibutuhkan banyak2 kesabaran untuk mengajarkan bayi menyusui dari puting yang datar, sampai-sampai saya sempat putus asa & frustasi, setiap bayi saya bangun saya pun menjadi panik. Alhamdulillah berkat dukungan ibu, kakak2, serta motivasi dari konselor laktasi RS Sint Carolus akhirnya seminggu setelah kelahiran Alwi dia bisa menyusui payudara sebelah kanan, dan dua hari setelah itu ia bisa menyusui payaudara sebelah kiri pula, sehingga penggunaan sufor berhenti total. Meskipun nipple saya lecet2, semua rasa sakit saya abaikan demi mendapat manfaat ASI utk bayi saya.

Reply

Sy termasuk yg mempunyai puting datar, pd wkt anak pertama, sy gagal memberikan ASIX utk anak saya, krn sy terlalu bernafsu memberikan anak sy ASIX tetapi sy ga pede dgn btk puting sy. Sehingga sy tdk tenang ketika mencoba utk menyusui, anak sy pun terlihat tertekan krn terusmenerus ditempelkan ke payudara saya. Ditambah anak saya bilirubinnya tinggi, sehingga hrs difototerapi. Jd akhirnya dy kenal dgn sufor.sempat menangis, krn ga rela anakku akrab dgn sufor. Ketika anak ke2 lahir, sy jauh lbh tenang. Dan saat itu, ada tmn sy yg sdh berhsl menyusui dgn puting datar. Wlpun sempat babyku turun dr 2,8kg ke 2,5kg dlm wkt 1mgg. Krn dy bnr2 ga sy kenalkan dgn dot & sufor. Untungnya sy didukung penuh oleh kel sy utk memberikan ASIX pd bayi sy. Ketika akhirnya anak sy berhasil mengeluarkan puting sy, pd umur baby sy 29hr, sy dipanggil utk prajab. Sempet dilema lg, tp akhirnya sy memutuskan utk membawa baby sy ke tpt prajab. Krn sy ga mau dy kenal dgn dot, tkt bingung puting. Saat itu, byk yg menganggap sy tega sm anak, tp sy cuek aja. Terbukti sp dgn sy menyelesaikan prajab sy, babyku sehat trs. Skrg sy srg nyesal ga bs ksh anak pertama sy ASIX, tp itu sy jdkan pelajaran.

Reply

    deritaku juga sama seperti ryan,saat setelah persalinan asi byk n melimpah,krn bayiku terkena infeksi tali pusar n ditambah lagi bilirubin tinggi,menyebabkan dia malas isap,selama dirawat(dibluelight),bayi dikasih asi dlm botol dot.sepulang dr RS,dia bingung puting dari dot ke puting,apalagi putingku datar karena gak diisap.krn takut bayi dehidrasi,aku beri sufor krn gak terkejar mompa n susui.sampai skrg sudah didominasi ama sufor,krn produksi asi ku sudah mulai gk ada.apakah masih bisa saat ini aku memberikan asi lagi kebayi?krn aku masih ingin sekali bayiku dapat asi lgsg.sekarang usia bayiku sudah 45hari..
    mohon advice moderator..terimakasih..

    Reply

Sedih banget baca artikel ini disaat baby matt sudah sama sekali engga ASI, padahal dia baru 2 bulan 2 minggu..
Sedih karena saya kurang tangguh dan ngotot sama pihak mertua..
Bukannya ga didukung untuk ASI, hanya saja ada beberapa tindakan yg tidak sesuai dengan keinginan saya..
Namanya sama mertua,mau saya yha hormat dan sopan..
Pertama, dibanding2kan dengan bayi2 lain.. Katanya kok kecil sekali baby matt..
Kasih sufor aja..
Saya mulai goyah.. Namanya juga anak pertama.. Saya percaya betul sama kata2 mereka.. Mana saya pun jauh dengan suami.. Jadi ga ada tempat mengadu.. Hehe..
Ketika mulai disendokin dengan sufor..
Ibu mertua gemes liat saya kalo nyendokin pelan2.. Maunya cepet2 gitu.. Akhirnya ibu mertua yg nyendokin.. Tp kalo malam,di kasih dot sama ibu mertua.. Duh.. Saya hopeless..
Karena puting datar.. Akhirnya saya pompa saja.. Tiap hari d tanya dapet berapa, sedikit sekali? Asimu kurang itu.. Sufor aja..
Saya bener2 hopeless.. Yha sudah, baby matt pun sampe sekarang akhirnya dipeluk sama sufor..
Masih mau nangis rasanya..
Sorry yha baby matt, mami ga bisa kasih ASI ekslusif sama kamu..:(
Buat para mommy yg didukung penuh sama keluarganya.. Bersyukurlah.. Hikshiks..
Sorry yha jadi panjang lebar curhatnya..
Semangat yha para mommy untuk kasih ASI ekslusif..:)

Reply

    Sabar yha mommy, nasib ak juga sama kaya km.. Ak caesar tgl 16 feb kmarin, asi ak keluar hari ke 3.. Itu juga ga disusuin langsung krn puting ak datar:(mertua ak bawelnya stengah mati, maksa kasih sufor di hari pertama setelah lahir takut baby ak kelaparan.. Pdhal bidan n suster di rsia tmpt ak bersalin bilang baby baru lahir kuat sampe 2 x 24 jam.. Tp tetep aja ngotot, akhirnya baby ak dikasih sufor.. Antara pengen marah n nangis, tp pasrah deh drpd cari ribut sama mertua, belum lg rasa jaitan sc masi cenat cenut.. Bete banget..:( (

    Reply

sy sngt senang stlh membaca artikel ini,tp syng sy brhnti menyusui bayi sy sjk usia 1bln. krn tak kuat hrs memopa trus untk memberikn asi. skrng usia anak sy br 3bln,kira2 asi sy msh bs kluar tdk? krn sejk brhnti memeras asi sy skrng jd tdk klur sma sekali. oya puting sy teramat rata dengan areola yg sngt lebar. terima ksh.

Reply

sama saya juga datar banget deh putingnya,,,tapi pas baca yang diatas2 jadi pede ah,,,pengen nyoba ngasoh langsung asi,,,sekarang sih masih pake nipple shield,,,semoga ntar bisa langsung…sama aku juga kurang banget dukungan keluarga,,,suami cuek2 aja,,mu asi apa formula,,,terserah aja kayaknya,,,mama aku malah ga ngedukung banget kayaknya suka gemes sendiri kalo aku lagi ngasih asi,,terus dedeknya nangis terus da pengen mimik aja,,,bilangnya asinya kurang, kurang gizinya,,dsb,,,,haduhhhh sedih banget,,,tapi sekarang lagi semangat pengen ningkatin kualitas asi,,,semoga bisa,,,amin…

Reply

Trima kasih banyak atas ilmunya u mengetahui bgmana cara yg benar u menyusui buah hati kt.kalo ingin gabung caranya gimana? Mks ya

Reply

Saya sdg mengalami dilema juga skrg.masalahnya sama…….”puting datar” dengan aerola lebar bahkan putingku cenderung tenggelam.
Saya kira menyusui itu hal alamiah yg tdk perlu dipersoalkan jadi pad masa kehamilan saya hanya melakukan perawatan payudara seadanya& informasi yg sya cari@ pun terbatas hanya tentang persalinan sja.
So…..ketika masuk masa menyusui gagal ASI ekslkusif. Sedihnya, apalagi dngr omongn org bla bla bla tntng puting& ASI yg krang, apalagi ktka tau bebeku turun 2ons dlm wktu 4 hr(wktu tu aku ngotot pake niple shiealds tanpa sufor.Sempet memompa ASI manual tapi dptnya sdkit skali, dukungan juga kurang apalagi tinggal dengan mertua hiks mrka blg “Jangan nyiksa anak and ga usah kenbanyakan teori” yg pasti anak kelaparan. Hiks hiks……
Sekarng anakku 18 hari umurnya, sdg brsh pakai nipple shield meski dicampur sufor:(
Putingku juga 3 hari ini berdarah2 sampai kelojotan klo dihisap ayank bebe, tapi baca pengalaman2 diatas jadi semangat lagi.
Rencana kedepannya:
1.Konsul ke klinik laktasi.(tdk prnh dlakukan krn ga PD bicarain puting:(
2.Tetap berjuang sementara dgn nipple shield-nya sambil anakku sdikit2 aku ajarin ga pake shield>
Minta doanya ya teman-teman
:)terimakasih
Maaf sharingnya kepanjangan

Reply

    Tetap berusaha ya mba! Minta dukungan suami, dulu mertuaku juga gitu, tp setelah dia pulang dan gak bareng aku lg aku baru bs berusaha mati matian ngasih asi ke sofie, dan didukung ibuku, alhamdulillah sofie msh asi skrang dia 11m

    Reply

Aku dulu juga penuh perjuangan ngasih sofie asix, putingku masuk ke dalam, perawat ma bidannya belum pada nikah dan punya anak jadi ngasih tau tekniknya gak bener, alhamdulillah hari kedua,ada perawat senior yg ngajarin teknik menyusui, dan dia bikin penyedot puting yg dari suntikan itu bahkan sampai putingku ditarik terus dikasih karet biar gak masuk lg, dia adalah penolongku!! Namanya mba wiwid, berkat dia aku jadi tau teknik menyusui, akhirnya hari ketiga berhasil menyusui, tapi mertuaku selalu ngompor2 in pake sufor, aku tetap dgn pendirianku untuk tetap menyusui,sampai payudaraku dipegang katanya gak ada isinya kasian bayinya, aku sampai pengen nangis, untung ada ibuku yg dng sabar mendukung aku,dan dia slalu bilang kalo ada 2 sodaranya putingnya kayak aku dan gak bisa menyusui, hiks, tp aku tetap bertekad asix, tapi sempet kukasih dicampur sufor 2 minggu awal. Karena putingku jg lecet,alhamdulillah sampai sekarang sofie 11m tetap mimik asi, untung aku tdk menyerah dulu, ini investasiku buat masa depannya. Hidup asi! Say no to sufor!

Reply

aq juga t’msk kategori inverted nipple…
kedua puting qu tenggelam… jadi waktu itu anak pertama qu susah untuk menghisap asi langsung dari payudara qu. Selain itu aq mudah menyerah dan kasihan dengan anak qu yang sudah nangis karena kelaparan.
tapi dengan membaca pengalaman bunda2, aq jadi termotivasi untuk memberikan asi kepada anakku yang insya Allah akan lahir bl Juli nanti..

Reply

aq juga termasuk kategori flat nipple, tapi hanya sebelah kiri, sedangkan yang kanan gak, jadi aku masih bisa ngasih asi langsung ke dedek, tapi karna dia lahirnya cesar dan habis lahiran aku kena diare dan pusing krn dehidrasi, akhirnya dedeknya minum dari sufor dan dot. Pas lahir beratnya 4,1 kg, minumnya kuat banget, pas disodorin payudara di rs dia langsung nolak, karna payudaraku bengkak, dan aku demam tinggi. sedih rasanya, gak bisa netek in dia. padahal awalnya mau IMD, ga taunya cesar. Ibuku juga ga sabaran dan ga tega liat cucunya nangis terus minta mimik, jadinya ya dikasih sufor deh. Kata beliau nanti aja tunggu aku sehat baru dikasih asi, tapi dampaknya dia malah bingung puting. Tapi anehnya waktu dicoba dengan puting ibuku (tapi gak keluar air susunya) dia mau lo… dan dikenyot2 dengan happynya, aku jadi bingung dan sedih, kok mau? sama aku kok gak? dia ini bingung puting atau gak sih? akhirnya aku tanya dokter, kata dokter nipleku meski keluar tapi ga sempurna jadi dia susah untuk meraihnya, akhirnya disaranin pake nipple shield, tp sakit banget, dan dia malah ga nyaman, hingga nipplenya terlepas karna diusek-usek, hehehe… dasar dedek….

Akhirnya aku coba terus latihan ke dia, awalnya sebentar2 dilepas, cuma 10 detik, tapi sekarang udah bertahan sampai 10 menit, lalu dilepas, dia tertidur 5 menit, eh bangun nangis lagi, aku sodorin lagi, dia menolah dan menangis, aduh…. kalah deh aku ga tega liat wajahnya merah padam dan jerit2, anak pertama sih, dan setelah 4 tahun baru dapat. akhirnya aku kasih asi perah pake botol, hik hik… udah salah lagi beli botolnya, harusnya pake pigeon yang ortod, ini pake yang biasa. kurang pengetahuan sih, tapi ini jadi pelajaran buatku kalo misal Allah ngasih lagi baby kedua. Ohya, sampai saat ini aku pake asi dan campur sufor, tapi asinya lebih dominan. Sehari dia bisa habis 10-12 botol kecil isi 60 cc, biasanya 7:5. Meski jam 1 dan 4 musti bangun buat mompa, ga papa deh, asal dapat asi banyak, ya dek ya… itu dia pengalamanku.

Reply

salam kenal, saya ayu, umur saya 23thn..
saya kagum dan terharu sm cerita2 mommies di atas
saya jg punya masalah degn nipple yg kedalam, saya blm menikah dan blm menyusui (pastinya), namun bbrp bln yg lalu pacar saya smpt ngajakin nikah thn dpn, saya sdh jwb iya wlpn dgn perasaan ragu, saya bener2 ragu dan takut, karena masalah/kekurangan saya ini (inverted nipple)..
saya takut dia gk bs nerima, takut gk puas atau kecewa, kasian ke dia nya jg..:(
apa yg hrs saya lakuin ya??
dan kemana saya hrs konsultasii??
saya sedihh, gk percaya diri, dan takut..
mohon bantuannya..
thanks before:)

Reply

    Saya gadis berumur 20thn.
    Saya belum menikah.
    Saya juga mengalami nipple yg kedalam..
    yang saya takutkan suatu hari saya tidak menyusui anak saya..
    Ada gx sih cara buat jadi normal selain operasi..
    kalo pake alat” yg biasa buat ibu menyusui boleh gx ya ??
    Ada gx ya cara alternatif nya…info dong..
    Jujur gx PD bgt dengan keadaan begini..
    :D

    Reply

Saya, baru saja melahirkan 3 hari yang lalu dengan puting datar tapi sampai hari ini(hari ke 3) masih belum berhasil menyusui dengan lancar dan pengeluarkan ASI dlm jumlah cukup.
Jadi baby-nya kuning. Sepertinya kendala pelekatan di bibir baby krn dia terus membuat bentuk mulut monyong dan mulut bayi yg tdk mau terbuka lebar.
Ditambah lidah baby sering sekali keatas pd saat menyusu, sehingga puting yg sudah ditarik terdorong lagi masuk.
Bagaimana caranya agar baby bisa menyusu dengan lebih baik?

Reply

sy hamil 7bulan,selama ini disarankan bidan untuk menarik puting,ternyata malah keliru,tks infonya.

Reply

baca pengalaman bunda2 di atas jd terharu, puting saya juga datar, bahkan bisa dibilang tenggelam…setelah melahirkan, saya coba tempelkan mulut bayi ke payudara saya, eh malah nangis karena ga kehisap, selain itu jg asi nya memang belum keluar…yang bikin bete, mertua saya selalu bilang bayinya kuning karena kurang asi, bahkan dia bilang begitu didepan semua keluarga suami, seolah-olah menyalahkan saya dengan keadaan puting saya seperti ini…karena stress, pengaruh juga ke produksi asi, asi saya baru keluar seminggu setelah melahirkan, itu pun karena nyoba dipompa2 bukan dihisap, selama asi ga keluar bayiku pk sufor dalam botol, bukan pake sendok, kurang pengetahuan juga nih! setelah asi keluar, perjuangan keras netein dgn puting datar akhirnya bisa, meski masih sufor krn blm bisa asi eksklusif, peralihan ceritanya…berharap bisa asi eksklusif, eh malah nihil, tiba2 bayi ga mau menghisap lagi karena dia udah kenal sufor dlm botol, jd bingung puting…makin stress lah, daripada ga dpt asi akhirnya saya perah aja asi saya, masukin botol, tapi makin lama makin sedikit asi nya, kata bidan diperah dengan dihisap itu beda, kalo dihisap akan merangsang produksi asi, makin dihisap makin banyak…sedih rasanya ga bisa kasih asi eksklusif…sekarang bayiku genap 2bln, apa masih bisa kasih asi eksklusif dengan puting yang datar??

Reply

2 th yg lalu sy mengalami hal plg tidak mengenakkan dgn msalah puting, hingga putra pertama sy hanya minum asi slama 3 bln. Pdhal smua sdh sy persiapkan dgn sebaik2nya, tp syng tidak sesuai kenyataan. Saat ini putra kedua sy juga sdh lahir dan berusia 7 hari, sjk kelahirannya sy berusaha giat u/ mngajarinya mengisap asi, mudah2an bs berhasil sprti apa yg sdh sy impi-impikan. Trims atas nasehat dan infonya.

Reply

Saya mempunyai puting yg amat datar. Sampai suster & bidan yg membantu kelahiran saya blg “Wah, bakal susah ini..” Sempat down jg, tp krn dr awal sdh bertekad menyusui & jg banyak dpt masukan ttg manfaat ASI utk anak, saya yakin bisa menyusui. Prakteknya 1 bulan pertama penuh drama. Hahaha.. Krn luka, saya sempat kesakitan & ketakutan setiap kali bayi lapar. Bbrp kali merasa tdk sanggup & mau kasih sufor saja. Untung saya punya suami yg sabar menguatkan saya. Kakak ipar saya jg menguatkan dgn bilang, “Ga ada ceritanya ada ibu mau kasih makan (menyusui) anaknya ga dikasih sama Tuhan. Pasti bisa.” Yeaayy! Saya jd kuat & semangat lg. Ditambah lg saya dpt info tnyt ASI itu penyembuh luka puting yg baik. Saya oleskan ASI di lukanya, mmg lbh cpt sembuh. Skrg anak saya sdh 13 bln dan msh tetap ASI tanpa sufor.:)Sooo happy! Mudah2an bisa lanjut terruuuss smp S3. Semangat ya tmn2 yg pny puting datar.. Bukan masalah besar. Pasti bisa. Sakit sedikit itu seni & nilainya jd Ibu.:)Makin sakit, makin bangga rasanya pd saat berhasil menyusui anak.:)

Reply

sy jg sprt itu. sedih banget..

Reply

Dilema..hari ini tepat 7hari usia anak saya. Saya juga bmasalah dng puting datar. Anak ptama gagal saya kasi asix,makanya anak kedua saya bertekad. Tp sampai saat ini blm bhasil. Asi saya hari ke 3 baru keluar stlh melahirkan, jd anak saya udh dkasih sufor dng dot. Saya pompa asi saya pake tangan tp hasilnya sedikit. Jd anak saya ms dominan minum sufor. Tiap hari sy latih dia utk nyusu secara lgs tanpa nipple shield, tp blm bhasil yg ada dia jerit” sampe membiru mukanya.
Jujur saya mulai hopeless…tp membaca pengalaman” di atas, saya jd mulai tergerak lg.
Tolong bantu saya…apa yg hrs saya lakukan? Apa sy perlu mencoba nipple shield juga?atau bagaimana? Thx b4

Reply

    Semangat mom, ak jg awal2 pake nipple shield sampe baby ak ngamuk2.. Sampe ak nyerah, baby ak minum asi pake botol + dot sampe skrg umurnya 1,5 bulan.. Tp stelah baca2 pengalaman mommy2 yg berhasil, ak jd termotivasi.. Apalagi katanya kalo dipompa ga bakal tahan lama keluar asi nya, sedih juga:(
    Kadang2 ak iseng tempelin baby ke nenen, tetep dy masi ngamuk2.. Tp harus coba terus yaa..:)semoga berhasil deh.. Aminnn..

    Reply

aq jg lg aga2 bingung ni..wkt ngelahirin maret kmrn puting aq datar akhirnya saran dr susten pake penyambung puting dlu y aq turutin deh dripada g minum asi tp ampe skrg bayi ku g mau lepas dr penyambung,..jd tiap nyusuin harus pake penyambung terus..klo g pake penyambung nangis ampe muka merah aq g tega liat nya..
aq lg nyari cara gmna biar bayiku mau nyusu lsg dr puting..
share dong gmna ya caranya??

Reply