Larangan BPOM tentang Lutein, Sphingomielin, Gangliosida, ARA, DHA

Logo lapor AIMIInformasi ini baru saja kami dapatkan, dokumennya dapat di download pula dari website resmi BPOM, tentang penambahan zat gizi dan non gizi pada makanan. Berikut kutipannya:

  • Pasal 5 & 6 dengan jelas melarang penambahan Lutein, Sphingomielin, Gangliosida pada formula bayi serta mencantumkan klaim gizi dan kesehatan pada ARA, DHA dll.
  • Pasal 8 melarang penayangan iklan tentang zat2 diatas, pasal 9 memberi tenggang pencabutan 12 bulan sejak 10 Juli 2008 untuk menyesuaikan produk pangan yang telah beredar.

Berdasarkan hal tersebut di atas, kami menghimbau baik mitra AIMI atau umum jika melihat pelanggaran terhadap larangan ini agar melaporkannya ke kami melalui email lapor[at]aimi-asi[dot]org beserta bukti-buktinya.

Berikut dokomen lengkap tentang regulasi ini serta dokumen lain tentang acuan label gizi pada produk makanan (termasuk susu formula):

Salam ASI!

4 Responses to “Larangan BPOM tentang Lutein, Sphingomielin, Gangliosida, ARA, DHA”

  1. Saya pernah baca ttg larangan BPOM ini di website Selasi & udah pengen bilang aja bhw ARA (atau AA DHA yg biasa kita kenal secara awam) itu diambil dari ganggang laut, jadi kenapa anak kita hrs dikasi ganggang laut, mendingan dikasi ASI langsung lah (udah mengandung ARA DHA alami), iya nggak moms?

  2. Kalau Tuhan sudah memberikan yang terbaik untuk ibu dan buah hatinya, mengapa harus berpaling pada yg lain? Setuju kan moms, kalau ASI IS THE BEST! :-D

  3. tgl 17 agustus 2010 lalu saya belanja di ADA Swalayan Majapahit, masih ada produk procal yg mencantumkan lutein. saya tau saat saay akan mengambil procal tsb saya didatangi spg susu nutrilon dan spg tsb yg menjelaskan bahwa produk procal tinggi gula serta msh produk lama yg mencantumkan lutein. saya kaget krn produk lama tsb yg seharusnya sdh ditarik tp masih ada. pdhal produk yg sama dgn kemasan baru yg tanpa menampilkan lutein jg sdh ada di rak. mohon BPOM lbh gencar dan peduli pada konsumen. karna lagi2 kami yg dirugikan. terimakasih.

  4. bagaimana jika lutein ditambahkan pada bahan makanan unutk orang dewasa ?

Leave a Reply