<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tandem Nursing</title>
	<atom:link href="http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/</link>
	<description>Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 04:40:29 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: zulia</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-34553</link>
		<dc:creator>zulia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 02:50:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-34553</guid>
		<description>terharu sekali membaca pengalaman dari para bunda yang sangat bersemangat untuk tandem nursing.saya seorang ibu yang memiliki seorang putra yg baru genap 1 thn dan sedang hamil 8 minggu.saya ingin tetap menyusui tapi lingkungan tidak ada yg mendukung sama sekali terutama mertua (karena saya masih tinggal dengan beliau)dan suamipun ikut terpengaruh dan melarang dgn mitos2 bahwa anaknya akan sakit-sakitan karena asi sdh berubah jadi darah,dll.apa yg harus saya lakukan ya bunda?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terharu sekali membaca pengalaman dari para bunda yang sangat bersemangat untuk tandem nursing.saya seorang ibu yang memiliki seorang putra yg baru genap 1 thn dan sedang hamil 8 minggu.saya ingin tetap menyusui tapi lingkungan tidak ada yg mendukung sama sekali terutama mertua (karena saya masih tinggal dengan beliau)dan suamipun ikut terpengaruh dan melarang dgn mitos2 bahwa anaknya akan sakit-sakitan karena asi sdh berubah jadi darah,dll.apa yg harus saya lakukan ya bunda?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sumi</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-32070</link>
		<dc:creator>sumi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2012 05:43:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-32070</guid>
		<description>alhamdulillah....sekarang saya makin PD buat nyusuin anak saya,karna usia nya baru 9 bulan dan saya hamil 10 minggu...trima kasih tuhan dan trima kasih AIMI..karna telah memberi solusi yang terbaik untuk buah hati ku...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulillah&#8230;.sekarang saya makin PD buat nyusuin anak saya,karna usia nya baru 9 bulan dan saya hamil 10 minggu&#8230;trima kasih tuhan dan trima kasih AIMI..karna telah memberi solusi yang terbaik untuk buah hati ku&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: natalie</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-31884</link>
		<dc:creator>natalie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 14:59:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-31884</guid>
		<description>Hidup ASI.....pengalaman ini sama dng yg masih saya lakukan s/d skrg ini. Anak saya yg besar saat ini 3.5 tahun yg kecl 2 tahun. Wkt saya hamil anak kedua, anak saya yg pertama masih berumur sekitar 9 bulan. Awalnya saya tidak mengetahui kalo saya hamil anak ke2 sampai usia kehamilan sekitar 4 minggu. Setelah saya ingat2 kembali memang diawal kehamilan kedua ini, wkt anak pertama saya meyusui dia seperti menolak ASI (krn mungin rasanya berubah krn saya sedang hamil, berdasarkan artikel yg saya baca, kalo menyusui sedang hamil, rasa ASi berubah menjadi asin). Nah....saya terus paksa dia terus minum ASI, juga karena saya tidak tahu sdg hamil anak ke-2.
Wkt saya tahu saya hamil anak ke-2 (usia kandungan 4 minggu), saya binggung, apa yg harus saya lakukan. Saya tanya bidan disini, juga tanya/ telp konsultasi laktasi disini. Kebetulan saya tinggal di luar negri. Mereka sangat mensupport tandem ASI ini. Juga saya banyak baca artikel mengenai tandem nursing.  ini website yg bagus sekali u/ tandem nursing : 
http://www.llli.org/faq/tandem.html
http://www.llli.org/faq/bfpregnant.html

Sampai sekarang anak saya usia 3.5 tahun dan yg ke-2 usia 2 tahun, mereka masih tetap ASI. Teman2 sudah banyak yg bilang u/ stop ASI, tp saya masih melihat si kakak tetap interest dng ASI, jadi saya akan tetap menyusui sampai si kakak ambil keputusan sendiri u/ stop ASI. 

Ayo..ibu2 trus tandem nursing, selama kehamilan sehat, tidak perlu takut menyusui 2 bayi. ASI selalu cukup, malah ASI yg keluar sangat banyak , juga si kecil berat badannya lebih besar dari si kakak wkt sesuai dia.  Pengalaman ini sangat indah , biarpun sangat melelahkan, krn bawaannya lapar terus dan seharian kerjaanya cuma ASI trus. Apalagi saya di luar negri spt skrg ini tidak ada saudara, apalagi pembantu, semua hrs dikerjakan sendiri, uuuuh rasanya lelah sekali. Tapi dinikmatin aja terus. Skrg aja saya mulai berpikir kalo anak pertama saya stop ASI, saya pasti merindukan masa2 menyusui kedua bayi saya. 

GBU ALL....Hidup tandem nursing</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup ASI&#8230;..pengalaman ini sama dng yg masih saya lakukan s/d skrg ini. Anak saya yg besar saat ini 3.5 tahun yg kecl 2 tahun. Wkt saya hamil anak kedua, anak saya yg pertama masih berumur sekitar 9 bulan. Awalnya saya tidak mengetahui kalo saya hamil anak ke2 sampai usia kehamilan sekitar 4 minggu. Setelah saya ingat2 kembali memang diawal kehamilan kedua ini, wkt anak pertama saya meyusui dia seperti menolak ASI (krn mungin rasanya berubah krn saya sedang hamil, berdasarkan artikel yg saya baca, kalo menyusui sedang hamil, rasa ASi berubah menjadi asin). Nah&#8230;.saya terus paksa dia terus minum ASI, juga karena saya tidak tahu sdg hamil anak ke-2.<br />
Wkt saya tahu saya hamil anak ke-2 (usia kandungan 4 minggu), saya binggung, apa yg harus saya lakukan. Saya tanya bidan disini, juga tanya/ telp konsultasi laktasi disini. Kebetulan saya tinggal di luar negri. Mereka sangat mensupport tandem ASI ini. Juga saya banyak baca artikel mengenai tandem nursing.  ini website yg bagus sekali u/ tandem nursing :<br />
<a href="http://www.llli.org/faq/tandem.html" rel="nofollow">http://www.llli.org/faq/tandem.html</a><br />
<a href="http://www.llli.org/faq/bfpregnant.html" rel="nofollow">http://www.llli.org/faq/bfpregnant.html</a></p>
<p>Sampai sekarang anak saya usia 3.5 tahun dan yg ke-2 usia 2 tahun, mereka masih tetap ASI. Teman2 sudah banyak yg bilang u/ stop ASI, tp saya masih melihat si kakak tetap interest dng ASI, jadi saya akan tetap menyusui sampai si kakak ambil keputusan sendiri u/ stop ASI. </p>
<p>Ayo..ibu2 trus tandem nursing, selama kehamilan sehat, tidak perlu takut menyusui 2 bayi. ASI selalu cukup, malah ASI yg keluar sangat banyak , juga si kecil berat badannya lebih besar dari si kakak wkt sesuai dia.  Pengalaman ini sangat indah , biarpun sangat melelahkan, krn bawaannya lapar terus dan seharian kerjaanya cuma ASI trus. Apalagi saya di luar negri spt skrg ini tidak ada saudara, apalagi pembantu, semua hrs dikerjakan sendiri, uuuuh rasanya lelah sekali. Tapi dinikmatin aja terus. Skrg aja saya mulai berpikir kalo anak pertama saya stop ASI, saya pasti merindukan masa2 menyusui kedua bayi saya. </p>
<p>GBU ALL&#8230;.Hidup tandem nursing</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu Hashifah</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-31833</link>
		<dc:creator>Ummu Hashifah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 01:54:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-31833</guid>
		<description>Subhaanallaah... semakin yakin saja saya dengan tandem nursing. Anak pertama saya 16 bulan sedangkan saya sedang hamil 23 minggu. Tapi saya tidak ingin &quot;memutus di tengah jalan&quot; pemberian ASI saya ke anak yang pertama. Cerita ini menyemangati saya untuk tetap memberikan ASI hingga anak berusian 2 tahun. Terima kasih, semoga menjadi amal jariyah telah memberikan informasi yang sangat berguna seperti ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhaanallaah&#8230; semakin yakin saja saya dengan tandem nursing. Anak pertama saya 16 bulan sedangkan saya sedang hamil 23 minggu. Tapi saya tidak ingin &#8220;memutus di tengah jalan&#8221; pemberian ASI saya ke anak yang pertama. Cerita ini menyemangati saya untuk tetap memberikan ASI hingga anak berusian 2 tahun. Terima kasih, semoga menjadi amal jariyah telah memberikan informasi yang sangat berguna seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dapur Rumpi &#187; Blog Archive &#187; So, Which One You Can Afford?</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-25145</link>
		<dc:creator>Dapur Rumpi &#187; Blog Archive &#187; So, Which One You Can Afford?</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 03:51:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-25145</guid>
		<description>[...] karena saya dan sepupu tinggal di kota yang berbeda, kami jarang berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung. jadi saya juga tidak terlalu updated mengenai kabar tumbuh kembang sepupu Rey itu. hingga suatu saat (kurang lebih setahun yang lalu) saya main kesana, eh si ibu sudah hamil masuk 7 bulan aja dooong..  first thought coming on my mind adalah, apakah mereka tidak KB? maksud saya, pengeluaran untuk pospak yang sebulannya setengah juta sendiri saja mereka perhitungan sekali. bagaimana dengan biaya merawat dua batita sekaligus? apakah tidak pakai perhitungan/perencanaan juga? lalu saya teringat si (calon) anak sulung, yang kira kira usianya baru sekitar 9 bulanan. ASInya gimana? apakah nantinya mau tandem nursing? [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] karena saya dan sepupu tinggal di kota yang berbeda, kami jarang berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung. jadi saya juga tidak terlalu updated mengenai kabar tumbuh kembang sepupu Rey itu. hingga suatu saat (kurang lebih setahun yang lalu) saya main kesana, eh si ibu sudah hamil masuk 7 bulan aja dooong..  first thought coming on my mind adalah, apakah mereka tidak KB? maksud saya, pengeluaran untuk pospak yang sebulannya setengah juta sendiri saja mereka perhitungan sekali. bagaimana dengan biaya merawat dua batita sekaligus? apakah tidak pakai perhitungan/perencanaan juga? lalu saya teringat si (calon) anak sulung, yang kira kira usianya baru sekitar 9 bulanan. ASInya gimana? apakah nantinya mau tandem nursing? [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Meily</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-21600</link>
		<dc:creator>Meily</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 06:49:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-21600</guid>
		<description>Alhamdulillah saya juga melakukan tandem nursing sampai sekarang. Si kakak sekarang 21 bulan dan adek 7 bulan. Selama hamil saya masih menyusui. Dokter kandungan membolehkan selagi tidak terjadi kontraksi ataupun pendarahan. Dokter anak pun membolehkan bahkan cenderung menganjurkan karena ASI dan kolostrum makanan terbaik bagi bayi. 
Memang pada saat hamil produksi ASI berkurang dan payudara menjadi lebih sensitif. Alhamdulillah si kakak koperatif. Kalau hausnya belum sembuh setelah minum ASI, si kakak bilang haus dan minta minum susu atau air putih. 
Menyusui 2 bayi sekaligus memang melelahkan. Malah saya terkadang rasanya tidak sanggup lagi untuk memompa dan menyetok ASI. Kalau dua-duanya minta disusui bersamaan sang kakak tahu diri untuk mengambil posisi di atas kalau saya berbaring. Terkadang kakak mengajak adik untuk menyusu bersama-sama :) 
Saya ibu bekerja, pulang dari kantor sudah ditunggu malaikat kecil yang ingin menyusu, menyusu lagi, sampai paginya siap berangkat kerja lagi. Tapi saya bahagia, karena menyusu hadiah terindah bagi buah hati kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah saya juga melakukan tandem nursing sampai sekarang. Si kakak sekarang 21 bulan dan adek 7 bulan. Selama hamil saya masih menyusui. Dokter kandungan membolehkan selagi tidak terjadi kontraksi ataupun pendarahan. Dokter anak pun membolehkan bahkan cenderung menganjurkan karena ASI dan kolostrum makanan terbaik bagi bayi.<br />
Memang pada saat hamil produksi ASI berkurang dan payudara menjadi lebih sensitif. Alhamdulillah si kakak koperatif. Kalau hausnya belum sembuh setelah minum ASI, si kakak bilang haus dan minta minum susu atau air putih.<br />
Menyusui 2 bayi sekaligus memang melelahkan. Malah saya terkadang rasanya tidak sanggup lagi untuk memompa dan menyetok ASI. Kalau dua-duanya minta disusui bersamaan sang kakak tahu diri untuk mengambil posisi di atas kalau saya berbaring. Terkadang kakak mengajak adik untuk menyusu bersama-sama <img src='http://aimi-asi.org/wp/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Saya ibu bekerja, pulang dari kantor sudah ditunggu malaikat kecil yang ingin menyusu, menyusu lagi, sampai paginya siap berangkat kerja lagi. Tapi saya bahagia, karena menyusu hadiah terindah bagi buah hati kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lily fitriana</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-17690</link>
		<dc:creator>Lily fitriana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 16:20:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-17690</guid>
		<description>Alhamdulillah saat ini saya diberi amanah lagi oleh Allah. Anak pertama saya 18 bulan dan saya skrg hamil 5 minggu. Kepikiran jg ttg menyusui saat hamil, tp saat membaca artikel bunda saya jd semangat utk trus memberikan ASI bwt si kakak. HIDUP ASI ;-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah saat ini saya diberi amanah lagi oleh Allah. Anak pertama saya 18 bulan dan saya skrg hamil 5 minggu. Kepikiran jg ttg menyusui saat hamil, tp saat membaca artikel bunda saya jd semangat utk trus memberikan ASI bwt si kakak. HIDUP ASI <img src='http://aimi-asi.org/wp/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rahayu</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-14680</link>
		<dc:creator>rahayu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 03:15:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-14680</guid>
		<description>semoga banyak dari para ibu kita yang ada di indonesia mengikuti jejak ini... dan saya ucapkan terimakasih atas sharing artikelnya.. jzklh khair...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga banyak dari para ibu kita yang ada di indonesia mengikuti jejak ini&#8230; dan saya ucapkan terimakasih atas sharing artikelnya.. jzklh khair&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Luh Yulitriani</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-10675</link>
		<dc:creator>Luh Yulitriani</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2011 07:51:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-10675</guid>
		<description>Setelah membaca artikel ini, saya tidak ragu2 lagi tetap menyusui si  kakak (2 th 2 bulan) walaupun saat ini saya sedang mengandung, tadinya sudah dicoba untuk disapih, tp melihat rengekannya jd ga tega, thx Bunda...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah membaca artikel ini, saya tidak ragu2 lagi tetap menyusui si  kakak (2 th 2 bulan) walaupun saat ini saya sedang mengandung, tadinya sudah dicoba untuk disapih, tp melihat rengekannya jd ga tega, thx Bunda&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Diah</title>
		<link>http://aimi-asi.org/2008/11/tandem-nursing/comment-page-1/#comment-10322</link>
		<dc:creator>Diah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 02:50:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aimi-asi.org/?p=131#comment-10322</guid>
		<description>bunda-bunda, boleh dong saya minta nasehat2nya mengenai asupan gizi, dll untuk ibu yang mau tandem nursing. konsultsi dengan IBCLC dmn ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bunda-bunda, boleh dong saya minta nasehat2nya mengenai asupan gizi, dll untuk ibu yang mau tandem nursing. konsultsi dengan IBCLC dmn ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.412 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-14 19:27:20 -->

